Masyarakat menilai Walikota Padangsidimpuan sebagai “pengecut”


Masyarakat Kota Padangsidimpuan yang bergabung dengan DPP.FKM Tabagsel saat melakukan unjuk rasa di Kantor Walikota P.Sidimpuan.

Padangsidimpuan – Ratusan masyarakat Kota Padangsidimpuan yang bergabung dalam Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Mahasiswa (DPP.FKM) Tabagsel meneriaki secara bersama-sama Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap “Walikota Pengecut”.

Pantauan sidaknews, rabu (3/1) didepan kantor Walikota Padangsidimpuan ratusan masyarakat Kota Padangsidimpuan yang bergabung dengan DPP.FKM Tabagsel menyampaikan aspirasinya dengan pernyataan sikap bahwa Desa merupakan suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat yang memiliki rasa harmonisasi, gotong royong, tenggang rasa serta menjungjung tinggi nilai-nilai dan norma-norma kebersamaan untuk mewujudkan desa yang lebih mandiri, produktif dan memiliki daya saing dalam upaya meningkatkan kesejahteraan desa khususnya di Kota Padangsidimpuan.

Akan tetapi harmonisasi dan tenggang rasa yang merupakan ciri khas masyarakat desa tercoreng dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa beberapa waktu yang lewat sesuai dengan Perda No.2 Tahun 2016 yang ditetapkan oleh pemerintah Kota Padangsidimpuan yang seharusnya menjadi dasar hukum dan sebagai acuan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) di Kota Padangsidimpuan yang dinilai gagal dan ompong dikarenakan dilaksanakan tidak sesuai dengan semestinya.

Kordinator masyarakat yang bergabung dengan DPP.FKM Tabagsel secara bergantian menyampaikan orasinya yang mengatakan pelaksanaan pemilihan kepala desa dikota Padangsidimpuan marak dugaan Politisasi, Intervensi, Keberagaman Tata Cara Pencolosan Surat Suara, Money Politik, dan tidak adanya pengawasan dalam pelaksanaan Pilkades, dan pelaksanaan Pilkades dinilai cacat formil maupun material.

Aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi masyarakat yang bergabung dengan DPP.FKM Tabagsel mendapat pengamanan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP Kota Padangsidimpuan.

Dikarenakan aksi unjuk rasa yang dilaksanakan masyarakat yang bergabung dengan DPP.FKM tidak direspon oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan, akhirnya masyarakat Kota Padangsidimpuan meneriaki secara bersama Walikota Andar Amin Harahap seorang pengecut, banci dan tidak punya otak dan Walikota Andar Amin Harahap dinilai gagal total memimpin kota Padangsidimpuan selama menjabat Walikota Padangsidimpuan.

Aksi unjuk rasa akhirnya dilanjutkan ke DPRD Kota Padangsidimpuan yang diterima langsung oleh ketua DPRD Kota Padangsidimpuan H.Taty Aryani Tambunan, SH melalui ketua fraksi partai Golkar Irsan Efendi Nasution, Ketua fraksi Demokrat Khoiruddin Nasution, dari fraksi PAN Erfi J Samudera dan Ade Rangkuti dari fraksi PDIP.

Kepada pengunjuk rasa DPRD Kota Padangsidimpuan berjanji akan mendukung masyarakat Kota Padangsidimpuan untuk menyampaikan aspirasinya ke Pengadilan Tata Usaha Negara terkait bobroknya Pemko Padangsidimpuan dalam pelaksanaan Pilkades dan DPRD juga berjanji kepada masyarakat untuk bersama-sama meninjau SK atas pelantikan eselon III dan IV di jajaran pemerintahan kota Padangsidimpuan yang dilaksanakan Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap. (mat)

[Sumber]

 


Sipirok.net

Sipirok adalah salah satu kecamatan, sekaligus pusat pemerintahan Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Indonesia. Jarak ibu kota Medan ke Sipirok sekitar 356 km, atau sekitar 8- 9 jam dengan transportasi darat.

Berita terkait