Berita Tabagsel

BUMD Tapsel berencana ekspansi ke tanaman kopi

Pihak BUMD saat mengolah lahan agar produktif (Antarasumut/Kodir)

SipirokDi Sipirok, sedang musim "pocong" – Setelah sukses menanam ubi kayuHKTI dan TNI galakkan penanaman ubi kayu di Tapsel varietas Adira, BUMDHari Menanam Satu Miliar Pohon Tapsel dipusatkan di Jalan Baru Aek Latong Tapanuli SelatanBupati Tapsel Apresiasi Prestasi Darul Mursyid kini berencana ekspansi ketanaman komoditi lain.

“Kita berencana perluasan kopiBerkebun Kopi Ateng di Desa Huraba Sipirok di Sipirok,” kata Direktur Utama Badan Usaha Milik DaerahHKTI dan TNI galakkan penanaman ubi kayu di Tapsel Hamdan Nasution, dihubungi Antara via selular, Senin.

Ekspansi ke kopi bukan berarti meninggalkan ubi, bahkan perluasan ubi kayu sebagai bahan baku tapioka terus dipikirkan.

“Dilihat dari potensi yang ada, perluasan dan percepatan produksi kopi SipirokBerkebun Kopi Ateng di Desa Huraba Sipirok juga menjanjikan,” katanya.

Selain itu badan usahaLima sampai sepuluh tahun lagi, Sipirok bakal maju pesat plat merah itu sudah memikirkan bagaimana pengembangan jagung di Tapanuli Selatan.

“Untuk jagung kita sudah buka akses untuk dapat kerjasama dengan pihak ketiga, kini kita tinggal jajaki potensi dan luasan tanahnya,” sebut Hamdan.

Khusus tanaman jagung sejalan upaya khusus pengembangan salah satu komoditi unggulan program nasional Pajale (padi, jagung dan kedelai).

Percepatan produksi kopi, BUMD memiliki program kebutuhan teknologi seperti mesin huller, ayak atau sortir kopi, roasting, grinding, continous sealer kemasan, dan lain-lain.

“Saya optimis apabila dilengkapi alat-alat mesin dan lainnya itu, percepatan produksi kopi Sipirok yang pangsa pasarnya cukup diminati bakal dapat terpenuhi,” terang Hamdan.

Dibenak BUMD selain bisa mandiri 2017 tetap konsisten bagaimana menghidupkan, mengembangkan lahan lahan tidak kurang produktif menjadi bernilai ekonomis.

“Selain itu tujuan utama kita bagaimana cara merubah mengajak pola pikir sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Tapanuli Selatan,” ujar Hamdan.

Apalagi mengingat 85 persen penduduk masyarakat Tapanuli Selatan bergantung hidup dari lahan-lahan pertanianMahasiswa STPP Medan kawal Upsus di Tapsel, dan perkebunan lainnya.

Sejalan visi misi BupatiBupati Palas Berjanji Segera Tindak Oknum Satpol PP  H.Syahrul M.Pasaribu- menjadikan masyarakat Kabupaten Tapanuli SelatanJudi di Tapsel semakin menjamur, lima warga diciduk dalam sehari yang sehat, cerdas dan sejahtera dan menjadi manusia pembangun. (Kodir Pohan,  Juraidi /antarasumut.com)


REKOMENDASI

To Top
Berita Rekomendasi:close