Berita Tabagsel

BUMD Tapsel: Per Hektare Bisa Hasilkan 50 Ton Ubi Kayu

Pengendara sepeda motor melintas didepan hamparan lahan kosong pemerintah yang akan dijadikan BUMD Tapanuli Selatan mengembangkan tanaman ubi kayu variates Adira, di Sipirok. (Antarasumut/kodir)

TapselPulau Sumatera Miliki Zona Urat Emas Aceh-LampungBadan Usaha Milik DaerahHKTI dan TNI galakkan penanaman ubi kayu di Tapsel (BUMDHari Menanam Satu Miliar Pohon Tapsel dipusatkan di Jalan Baru Aek Latong) Kabupaten Tapanuli SelatanHalaman perkantoran Pemkab Tapsel terus dibenahi kini mulai mengembangan tanaman ubi kayuHKTI dan TNI galakkan penanaman ubi kayu di Tapsel variates Adira.

“Pengelolaan baik maksimal bisa menghasilkan ubi kayu 40-50 ton dalam per hektare lahan,” ujar Dirut BUMD Tapanuli SelatanBUMD Tapsel berencana ekspansi ke tanaman kopi, Hamdan Nasution kepada Antara, Senin (25/7).

Dengan meminjam lahan ‘tidur’ pemerintahPemerintah Masih Kesulitan Terapkan Open Access di daerah SipirokJalinsum Situmba Sipirok Rusak, BUMD bermodal swadaya mulai mengelola lebih kurang 10 (sepuluh) hektare.

BUMD Tapsel: Per Hektare Bisa Hasilkan 50 Ton Ubi Kayu.

“Estimasi, dari lahan seluas sepuluh hektare itu mampu menghasilkan lebih kurang 400 – 500 ton ubi kayu, sekali panen” katanya.

Jangka waktu panen. sekitar 8-9 bulan, dimana per hektare lahan kapasitas 10 ribu bibit batang ubi kayu dengan jarak tanam bibit 1×1 meter.

Dengan lahan 10 hektare berarti ada seratus ribu batang ubi kayu ditanami, dengan hasil perbatangnya sekali panen antara 4 sampai 5 kilogram.

Mengenai hargaHarga getah di Tapsel variatif, sawit anjlok, untuk saat ini sekitar Rp850 per kg ubi kayu, tetapi normalnya bisa di kisaran Rp1500 per kg.

“Jika hasil kita 400 – 500 ton dari hamparan lahan 10 hektare dengan harga saat ini Rp850 per kg,” katanya.

Berarti pendapatan per musim panen diperkirakan mencapai Rp340 – Rp425 juta.

“Bayangin saja diharga normal Rp1500, kita bisa mengantongi Rp600 juta-Rp750 juta,” ujarnya.

Bagaimana pula dengan luasan lahan lebih dari itu, kalikan saja!

Dikatakannya, ubi kayu tanaman subur yang mudah mengurusnya ternyata menyimpan peluang ekonomiCewek 17 Tahun Dijual Rp2 Juta yang sangat menjanjikan.

Terkait biaya produksi sekitar Rp12 juta-Rp13 juta per hektare sudah mulai dari pengadaan bibit batang, olah tanah, pemupukan sebanyak tiga kali, hingga perawatan.

Keseriusan memulai langkah ini sejak BUMD menjalin kerjasama dengan pabrik Tapioka PT Huta Haean, di Tapanuli UtaraJalan Lintas antara Padangsidimpuan – Sibolga – Tarutung Sangat memprihatinkan yang siap menampung, pekan lalu.

“Meski MoU (nota kesepakatanParpol dan Caleg di Tobasa Tandatangani Nota Kesepakatan) kedua pihak dalam proses, BUMD sudah langsung memulai menanam ubi kayu itu,”katanya.

Ini, tidak lepas wujud yang berorientasi kepada visi misi BupatiBupati Palas Berjanji Segera Tindak Oknum Satpol PP Kabupaten Tapanuli SelatanJudi di Tapsel semakin menjamur, lima warga diciduk dalam sehari H Syahrul M. Pasaribu, SH.

“Kalau petani mau menjadi tuan ditanahnya sendiri, silahkan membangun pertanianMahasiswa STPP Medan kawal Upsus di Tapsel secara konprehensip,” sesuai disampaikan Bupati Syahrul, kata Hamdan.

Sekaligus membuka ‘mata hati’ masyarakat untuk mau membangunkan lahan lahan ‘tidur’ di daerah ini.

Hamdan yang baru hitungan hari menjabat BUMD berkeyakinan lembaga yang ia pimpin dapat memenuhi target 2017 bisa mandiri.  (Simon Pramono /antarasumut.com)


REKOMENDASI

To Top
Berita Rekomendasi:close