Berita Tabagsel

Bupati Tapsel kutuk keras aksi teror di Mapoldasu yang tewaskan anggota Polri

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu didampingi Kapolres Tapsel AKBP M. Iqbal Harahap, S.Ik dan Dandim 0212/TS Letkol Arm. Azhari menyampaikan belasungkawa atas aksi teror yang menyebabkan satu orang anggota polisi meninggal dunia di sela sela acara open house Idul Fitri 1438-H di rumah dinas Bupati Tapsel Jalan Tapian Nauli Padangsidimpuan, Minggu (25/6). (Foto: Riswandy)

Tapanuli Selatan – Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengecam dan mengutuk keras aksi teror yang terjadi di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut) pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, menyebabkan satu orang anggota polisi Aiptu Martua Sigalingging meninggal dunia karena mendapat luka tusukan.

pembatas

“Kami sangat mengecam keras aksi terorisme yang terjadi di Mapolda Sumut yang menewaskan satu orang anggota Polri,” katanya didampingi Kapolres Tapsel AKBP M. Iqbal Harahap, S.Ik dan Dandim 0212/TS Letkol Arm. Azhari di sela sela acara open house Idul Fitri 1438-H di rumah dinas Bupati Tapsel Jalan Tapian Nauli Padangsidimpuan, Minggu (25/6).

Dituturkannya, peristiwa teror ini diduga ada kelompok tertentu yang menginginkan terjadinya perpecahan bangsa ini dengan target Sumatera Utara (Sumut) yang masyarakatnya majemuk. Kendati demikian, ia yakin perpecahan itu tak akan pernah terjadi.

“Saya berkeyakinan penuh aksi-aksi teror seperti itu tidak akan dapat mempengaruhi apalagi menggoyahkan bangunan kemajemukan masyarakat Sumut khususnya di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), karena masyarakat sudah cerdas sehingga tidak akan gampang untuk terprovokasi,” ungkapnya.

Syahrul juga tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Tabagsel untuk tetap tenang dan menyerahkan sekaligus memercayakan permasalahan teror Mapolda Sumut itu kepada pihak yang berwajib.

Sementara Kapolres Tapsel AKBP M. Iqbal Harahap, S.Ik mengatakan, Sumut merupakan salah satu provinsi yang majemuk dan memiliki jiwa toleransi yang tinggi dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

Sebagai provinsi yang majemuk tentu kondusivitas menjadi penting menjadi perhatian bagi seluruh pihak. Oleh sebab itu, ia mengutuk keras aksi teror tersebut yang menyebabkan gugurnya seorang anggota Polri dari Polda Sumut yang juga mantan personil Polres Tapsel Aiptu Martua Sigalingging.

“Di hari suci dan di hari kemenangan ini, seharusnya kita mendengar berita dan kabar bahagia dan suka cita, sebab seluruh saudara saudara Muslim sedang merayakan hari kemenangan itu, akan tetapi, ini berita buruk yang kita dengar. Untuk itu saya mengajak kita berdoa kepada almarhum yang telah mendahului kita,“ kata AKPB Iqbal.

Dia juga yakin, meskipun teror terjadi saat momen perayaan 1 Syawal 1438 H, masyarakat Sumut khususnya di Tabagsel tidak akan terpengaruh serta merasa takut. Karena itu dia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama melawan aksi teror apa pun bentuknya.

“Saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan senantiasa waspada dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan menjunjung toleransi dalam bermasyarakat,“ jelas Kapolres.

Open house yang dilaksanakan Bupati Tapsel Syahrul M pasaribu dan keluarga berlangsung penuh suka cita dan saling maaf memaafkan, dihadiri segenap unsur masyarakat, pejabat pemeintah dan tamu dari berbagai kalangan.  [harian9.com]



TERPOPULER BULAN INI

To Top
Berita Rekomendasi:close