Berita Tabagsel

Kantor Disdik dan Dinkes Tapsel diacak-acak maling, dokumen berantakan

Gedung kantor Disdik Tapsel (Amran Pohan/MetroTabagsel)

TAPSEL – Kantor Dinas PendidikanMahasiswa Minta Kadis Pendidikan Sidimpuan Dicopot dan Kantor Dinas Kesehatan Pemko Tapsel disantroni maling. Sialnya, aksi maling tak membuahkan hasil dan hanya membuat kedua kantor pemerintah itu acak-acak.

pembatas

Informasi yang dihimpun, maling beraksi di gedung Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan yang berada di komplek perkantoran Pemkab Tapsel, Dano SitumbaDinding dan pintu utama kantor Bupati Tapsel mulai rusak, Kilang PapanDinding dan pintu utama kantor Bupati Tapsel mulai rusak, Sipirok. Aksi pembongkaran dan pencurian, diduga terjadi sekitar Sabtu atau Minggu (30-31/7). Pasalnya, Senin (1/8), para PNS yang ingin melaksanakan tugas dibuat kaget dengan adanya kerusakan di beberapa ruangan. Berkas berserakan, brankas kedua dinas dirusak.

Menurut beberapa pegawai di Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan menyebutkan, aksi pembongkaran dan pencurian diawali dari Dinas Kesehatan. Sebab, salah satu jendela ruangan dinas tersebut mengalami kerusakan, atau terbuka. Lantas, dengan cara merusak pintu ruangan, maling memasuki lorong gedung dan kembali merusak pintu ruangan Bendahara Dinas Kesehatan. Lalu, melakukan aksi pengrusakan brankas di ruangan itu.

“Diruangan bendahara ini, brankas sudah didapati dalam kondisi rusak karena dicongkel,” terang beberapa pegawai menjelaskan, setelah menyaksikan kondisi ruangan dalam keadaan acak-acakan. Setelah itu, terang mereka, aksi berlanjut ke Dinas Pendidikan, dengan cara merusak pintu lorong penghubung antara dua dinas. Dan di ruang umum Dinas Pendidikan ada beberapa laci yang dicongkel.

Selain itu, dari ruang umum, pintu masuk Sub Bagian Keuangan Disdik dirusak. Dan di dalam ruangan keuangan ini, lemari dan laci diacak-acak sehingga berkas bertebaran. Dan lagi, brankaspun jadi sasaran. Tempatnya, berpindah dari posisi semula. Namun, tak sempat dibuka, atau diduga tak bisa dibuka oleh pelaku.

Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Ahmad Buchori MM,  membenarkan kondisi kerusakan yang terjadi di kantor yang dipimpinnya itu. Dimana, kerusakan yang terjadi diduga kuat akibat aksi maling, yang memasukinya saat sepi.

“Benar, Disdik mengalami pembongkaran, beberapa pintu, lemari, laci dirusak, berkas berserakan, brankas juga dipindah. Namun, sejauh ini, belum dapat dipastikan tentang yang hilang akibat aksi itu,” ujarnya. Menurutnya, aksi pembongkaran tersebut diduga kuat sasaran utamanya adalah mencari penyimpanan uang. Sebab, banyak labtop para pegawai dan barang elektronik lainnya, tidak diganggu maling tersebut.

“Ada beberapa laci yang dicongkel, lemari diacak acak dan bahkan brankas dicoba dibongkar, namun tak terbuka, hanya saja tempatnya berpindah sekitar 2 meter dari tempat semula,” terangnya.

Dijelaskan Kadis, kantor mereka sebenarnya memiliki petugas jaga malam. Namun, diduga, maling tersebut melakukan aksi sambil mengamati petugas saat lengah.

“Hal ini sudah ditangani kepolisian. Ke depan akan kita upayakan memperketat penjagaan agar hal serupa tak terulang,” sebutnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan dr Ismail Fahmi MKes melalui Sekretaris Dinas dr Hodri Simatupang, juga membenarkan adanya aksi pembongkaran dan pencurian di dinas tersebut. Namun, dokter itu mengaku, sampai saat ini pihaknya belum bisa mengetahui apa saja yang hilang atas aksi tersebut. (ran/ metrotabagsel.com)


TERPOPULER MINGGU INI

To Top
Berita Rekomendasi:close