Berita Tabagsel

Kecelakaan maut di Batang Angkola Tapsel, bonceng 4 antar anak sekolah

Jenazah korban hendak dibawa pihak keluarga dari RSUD Kota Psp ke rumah duka di Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan, Jumat (19/8/). (MetroTabagsel)

Tapsel – Nurmayanti menghembuskan nafas terakhir setelah kecelakaan, pada Jumat (19/8) pagi. Kepergian perempuan berusia 28 tahun itu menyebabkan ketiga buah hatinya yang masih kecil-kecil kehilangan sosok ibu.

pembatas

Pagi itu, dengan membonceng ketiga anaknya; Andika (6), Putri (4) dan M Rifki (8 bulan), Nurmayanti berangkat dari rumahnya di Desa Pasir, Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menuju Kota Padangsidimpuan.

Tujuannya, mengantar Andika yang baru duduk di bangku kelas satu SD ke sekolah. Di tengah jalan, tepatnya di JalinsumKecelakaan maut di Aek Badak Tapsel, jatuh dan terpental terkena 'lobang' jalinsum Padangsidimpuan-Madina, Desa Sipangko Simpang Basilam, Batang Angkola, Nurmayanti menabrak angkutan umum jurusan Padangsidimpuan (Psp)-SayurmatinggiKecelakaan maut di Aek Badak Tapsel, jatuh dan terpental terkena 'lobang' jalinsum.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Sebelum kejadian, angkutan umum dengan nomor polisi BB 1137 HC itu melaju tepat di depan sepedamotor Nurmayanti. Tiba-tiba angkutan umum tersebut berhenti mendadak.

Diduga karena terkejut dan tak dapat mengontrol laju sepeda motor, korban pun menubruk bagian belakang angkutan umum itu hingga tubuhnya tercampak. Begitu juga dengan ketiga anaknya yang ikut terjatuh dan terhempas ke badan jalan.

Mengetahui kejadian itu, Hasan Basri (40) supir angkutan langsung menolong korban dan anak-anaknya. Hasan membawa mereka ke RSUD Kota Padangsidimpuan. Sayang, dalam perjalanan, ibu ketiga anak itu menghembuskan nafas terakhirnya.

“Korban diperkirakan meninggal di perjalanan. Dan, ketiga anaknya masih mendapat perawatan di rumah sakit Padangsidimpuan. Sedangkan jenazah korban sudah dijemput pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka,” terang Kanit Laka Satlantas Polres Tapsel Iptu Endang Effendi.

Sementara itu, supir, mobil angkutan dan sepedamotor korban dibawa ke Polsek Batang Angkola untuk diperiksa. “Supir dan dua kendaraan yang bertabrakan juga sudah kita bawa ke Polsek untuk diperiksa,” pungkasnya.

Dari keluarga para korban yang ditemui di luar ruang IGD menyatakan korban akan langsung dimakamkan di Desa Pasir. “Duh, bagaimana lagi. Anaknya pun luka. Kalau dalam keadaan seperti ini harus segera (dimakamkan),” ungkapnya sembari menyebut korban akan dimakamkan selepas sholat Dzuhur. (yza/mag-01 /metrotabagsel.com)


TERPOPULER MINGGU INI

To Top
Berita Rekomendasi:close