Berita Tabagsel

Mahasiswa Minta Kadis Pendidikan Sidimpuan Dicopot

SIDIMPUANRuas jalan Sipirok-Sidimpuan amblas – Massa Himpunan Mahasiswa KebangsaanBupati Tapsel Didesak Copot Kadis Pertanian (HMKBupati Tapsel Didesak Copot Kadis Pertanian) meminta Wali Kota Andar Amin Harahap mencopot Kadis PendidikanPemko Sidimpuan & UGN Gelar Bimbel Diikuti 180 Siswa Setingkat SMU Drs H Abdul Rosad dan Sekretaris Drs Masuddin Lubis.

Hal itu diteriakkan para mahasiswa66 Ribu Sarjana Baru jadi Pengangguran pada unjuk rasaPergerakan Mahasiswa Indonesia Tabagsel unjuk rasa di Kantor Bupati yang digelar di depan kantor Dinas PendidikanDisdik Paluta Gelar Olimpiade Sains Nasional Tingkat SMP Tahun 2014, Rabu (27/11), terkait banyaknya temuan dan dugaan KKN penggunaan dana DAURealisasi BKP Untuk Sidimpuan Masih 58,8 Persen, DAK dan BOS di dunia pendidikan PadangsidimpuanJalinsum Situmba Sipirok Rusak.

“Kita menduga telah terjadi penyimpangan dalam penggunaan dana BOS, DAU dan DAK di Kota Psp. Untuk itu kami meminta kepada Wali Kota Psp agar mencopot Kadis Pendidikan, Sekretaris dan Bendahara BOS dari jabatannya. Hal itu agar dunia pendidikan Psp bersih dari KKN,” ungkap Koordinator Aksi Muhammad Hadi Susandra Lubis.

Dia menambahkan, HMK meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Drs H Abdul Rosad Lubis agar menjelaskan dugaan penyimpangan dana DAU, DAK dan BOS di Kota Psp. Hal itu bertujuan untuk melaksanakan prinsip Negara DemokrasiKPU Madina Bekali Relawan Demokrasi, yaitu ketransparanan informasi terhadap publik.

“Kedatangan kami ke sini telah diatur oleh undang-undang, yaitu kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum. Untuk itu, kami meminta agar Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya keluar dari kantor dan menjelaskan kepada kami bagaimana penggunaan dana DAU, DAK dan BOS, agar kita audensi bersama-sama. Jika tidak ada respon, kami akan melakukan unjuk rasa minggu depan di Kantor Wali Kota Psp,” tambahnya lagi sewaktu melakukan unjuk rasa.

Namun sesuai amatan METRO, HMK yang melakukan unjuk rasa ini tidak mempunyai statemen yang memperihalkan tuntutan-tuntutan dan dugaan penyimpangan dana di Disdik Psp.
“Kali ini kami tidak mempunyai statemen bang, kami hanya membawa laptop untuk bahan audensi bang,” ungkap salah seorang massa HMK.

Setelah beberapa menit, Kadisdik Drs Abdul Rosad Lubis pun menemui massa HMK, ia menjelaskan, Disdik Kota Psp sangat mendukung penuh aspirasi dari HMK untuk memperbaiki sistem pendidikan.

“Namun perlu adik-adik ketahui, bahwa Bendahara BOS tidak ada di Disdik dan itu hanya ada di sekolah-sekolah penerima dana BOS. Kurang lebih 3 tahun 3 bulan saya menjabat sebagai Kadisdik, setiap tahun saya diperiksa pengawas. Namun tidak pernah ada temuan BPK,” ungkapnya.

Dilanjutkan Kordinator Aksi, untuk itu mereka meminta penjelasan bagaimana penggunaan dana DAK, DAU dan BOS yang diterima Dinas Pendidikan.

“Betul, bapak telah lolos pemeriksaan BPK, tapi kami meminta agar kita beraudiensi tentang banyaknya dugaan penyelewengan dana di dinas ini,” jelasnya.Mendengar pernyataan tersebut, salah seorang Kasubag Program Dinas Pendidikan Rasman Hasibuan menjelaskan, bahwa penggunaan dana BOS telah diselesaikan sesuai ketentuan yang ada.

“Perlu kita ketahui bahwa prosedur-prosedur itu sangat penting dan landasan kami dalam pengaturan anggaran ialah Permendagri nomor 21 tahun 2001 tentang pengelolaan keuanganDefisit Keuangan RI Membengkak daerah, termasuk dana BOS. Penyaluran ini telah kami sesuaikan dengan prosedur,” ungkapnya.
Saat orasi masih berlangsung, Kepala Dinas Pendidikan mengangkat telepon dan perlahan-lahan masuk ke kantor.

“Kalau tidak ada kejelasan dari Disdik Psp terkait penggunaan dana DAK, DAU, dan BOS yang diterima. Minggu depan kami akan melakukan unjuk rasa di Kantor WalikotaWalikota Padangsidimpuan lantik pengurus Imakopasid USU-Polmed,” tutupnya. (mag-02) (metrosiantar)


REKOMENDASI

To Top
Berita Rekomendasi:close