Berita Tabagsel

Pelepasan tanah di Aek Sabaon Tapsel jangan sampai tersangkut masalah hukum

Kawasan Hutan Aek Sabaon di bawah kaki Gunung Lubuk Raya. (Harian88)

TapselJalinsum Aek Latong II Sipirok Terancam AmblasBupatiMantan Bupati Palas Menangis Bacakan Pledoi Tapanuli SelatanJalinsum Aek Latong II Sipirok Terancam Amblas (Tapsel), Syahrul M PasaribuBupati Tapsel ajak warga lestarikan budaya gotong-royong membenarkan bahwa Wilayah Sabaon Kecamatan  Marancar600 hektar lahan dipersiapkan untuk PLTA Simarboru (Sipirok, Marancar, Batangtoru) Tapsel umumnya adalah kawasan hutanBupati Tapsel imbau masyarakat lestarikan hutan dan konservasi yang diatur dalam UU, dan Presiden Republik IndonesiaHabis Masa Jabatan, SBY Ingin Jadi Guru saat itu,  Megawati SoekarnoDengar pidato Soekarno, Nelson Mandela makin semangat berjuang Putri, pada tahun 2004 sudah meresmikan kawasan tersebut sebagai kawasan  konservasi.

Untuk itu Syahrul mengingatkan kepada seluruh kepala desaTerkait pengelolaan dana desa, kades Basilam Batang Angkola Tapsel lari agar jangan sembarangan mengeluarkan surat pelepasan tanah di wilayahnya AekAek Parsariran, pemandian alam di Tapsel yang kurang terkelola Sabaon,  agar para kepala desa tidak sampai  tersangkut masalah hukum.

“Hutan harus kita jaga dan lestarikan mengingat hutan adalah penyanggah dan penyeimbang kelestarian lingkungan hidup,” kata Syahrul kepada wartawan.

Ditambahkannya , kalau masyarakat tidak berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan di wilayah itu, maka ke depan kerusakan yang ditimbulkan akan dirasakan masyarakat itu sendiri.

“Untuk itu, masyarakat harus menjaga kelestarian hutan secara berkesinambungan,” imbaunya.

Syahrul  juga mengimbau, agar menjaga hutan demi kelestarian lingkungan ke depan. “Khusus kepada masyarakat masyarakat Tapsel, saya minta agar tetap memegang teguh rambu-rambu yang ada. terutama dalam pelestarian hutan. Jangan sampai terjadi perambahan hutan,” katanya.

Menurutnya, ada lima manfaat melestarikan hutan yaitu, hutan dan pepohonan mampu memenuhi kebutuhan komunitas lokal yang tengah menghadapi ancaman perubahan iklim, kemudian pepohonan membantu menciptakan iklim mikro (micro climate) bagi lahan pertanianMahasiswa STPP Medan kawal Upsus di Tapsel, menjaga ketersediaan air dan kesuburan tanah sehingga membantu menciptakan proses produksi pertanian yang berkelanjutan.

Wilayah serapan air yang masih dilindungi oleh hutan mampu menjaga penduduk dan tanah dari bencanaWarga Sinabung dan Kelud Butuh Ribuan Seng dan Genteng kekeringan sehingga mampu mengurangi dampak perubahan iklim, lalu hutan (misal hutan mangrove) juga mampu melindungi wilayah pantai dari ancaman yang berkaitan dengan iklim, dan beberapa jenis Hewan yang perlu di jaga Habitatnya dan dilestarikan, karena hewan yang berada di kawasan aek sabaon tersebut jangan sampai terganggu habitatnya.

Syahrul mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fungsi hutan dengan tidak menebang pohon sembarangan, memilih dan memilah pohon yang layak ditebang dan jangan asal tebang, apalagi pohon tersebut adalah pohon yang dilindungi atau bahkan bahkan bisa dibilang pohon langka. (Riani88 /Harian88)


REKOMENDASI

To Top
Berita Rekomendasi:close