Berita Tabagsel

Seluruh SPBU di Tapsel masih jujur dalam menjual BBM

Gambar ilustrasi oleh Metrotabagsel

Tapanuli Selatan – Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Tapsel Ahmad Raja Nasution menegaskan, seluruh SPBU yang beroperasi di wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel) masih jujur dalam menjual Bahan Bakar MinyakStok BBM seluruh SPBU di Tapsel aman hingga pasca lebaran 2017 (BBM).

pembatas

Hal itu diketahui sesuai hasil monitoring Pemkab Tapsel terhadap SPBU di wilayah tersebut. Tidak ditemukan adanya pelanggaran.

“Seluruh SPBU di sini masih jujur,” kata Ahmad Raja Nasution setelah menerima hasil monitoring yang dilakukan Unit Pelayanan Teknis Metrologi Legal Dishub nas Perdagangan Koperasi dan UKM Tapsel beberapa hari lalu.

Dari hasil monitoring itu, tiga SPBU yang ada di Tapsel masih menerapkan kejujuran atau tidak ditemui kecurangan dalam melayani BBM bagi masyarakat.

”Tujuan kita melakukan monitoring adalah untuk memberi perlindungan terhadap kosumen atas kebenaran hasil pengukuran dalam transaksi perdagangan,” ucapnya.

Kegiatan itu sebut Raja, telah sesuai dengan surat perintah Direktur Metrologi Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan. Dengan sasaran seluruh SPBU yang berada di sepanjang jalur mudik Lebaran tahun 2017.

Diuraikan, monitoring tersebut pertama kali dilakukan di SPBU milik PT Alam Nirwana Abadi diwilayah Simagomago, Desa Situmba Julu, Kecamatan Sipirok jalur Padangsidimpuan – Medan via Tarutung.

“SPBU Simago-mago hanya menyediakan Solar dan Pertalite. Pada saat pengujian, pompa SPBU ini tidak menyimpang dari batas kesalahan yang diizinkan (0,5 ML/L),” jelasnya.

Tim juga menguji SPBU milik PT Tapanuli Karya Sejahtera di Desa Sumuran, Kecamatan Batangtoru yang juga hanya menyediakan Solar dan Pertalite. Dan disini hasilnya juga tidak ada ditemukan kecurangan pada mesin pompa.

Kemudian SPBU milik PT Prima Mitra Agung di Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur disebut, hasil pengujian mesin pompa SPBU yang juga hanya menjual Pertalite dan Solar ini juga tidak ada penyimpangan.

“Tim monitoring tidak ada menemukan penyimpangan, bahkan untuk stok BBM sesuai keterangan pihak pengelola masing-masing SPBU masih aman hingga puncak arus balik lebaran 2017,” pungkasnya.Pada kesempatan itu, sesuai laporan yang diterima dari masyarakat, terhadap isi tabung gas elpiji, maka dalam waktu dekat, pihaknya juga akan melakukan monitoring. “Kita ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik,” pungkasnya.

Sementara stok BBM di tiga SPBU juga masih aman. Menurut Ahmad Raja, pada pertengahan bulan Suci Ramadan yang lalu, pihaknya telah melakukan monitoring di tiga SPBU tersebut, dan sejak saat itu dapat dipastikan, tak ada masalah terhadap pasokan BBM hingga Rabu (28/6).

Sudirman (32) salah seorang pengendara mengaku, pasokan BBM pada lebaran kali ini tidak menuai masalah. Namun, volume kendaraan jauh meningkat.

“Sepengetahuan saya, SPBU tak pernah kosong, hanya saja harus antri, karena volume kenderaan jauh meningkat dari biasanya,” sebutnya.

Hal senada juga disampaikan pihak SPBU. Untuk menjaga pasokan BBM, pihaknya harus membatasi pengisian jerigen dan juga menambah pesanan, khusus untuk stok lebaran.

Sebelumnya, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu SH didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi UKM, Ahmad Raja Nasution telah mengingatkan, agar  pengelola SPBU tidak menghabiskan stok BBM secara keseluruhan. Sebab, harus ada upaya antisipasi atau disisakan untuk keadaan darurat, seperti kebutuhan mobil ambulan dan pemadam kebakaran. [metrotabagsel.com]



TERPOPULER BULAN INI

To Top
Berita Rekomendasi:close