Berita Tabagsel

Tim Terpadu Ambil Sampel Air Batangtoru

BATANGTORU-Untuk pertama kalinya, Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air melakukan pengambilan sampel air sisa proses dan air sungai Sungai Batangtoru, Jumat pekan lalu. Selanjutnya, sampel air akan dibawa ke Jakarta untuk diuji di laboratorium Intertek.

pembatas

Pengambilan sampel air sisa proses tambang emas MartabeTambang emas Martabe konsisten transparansi pengelolaan lingkungan berkelanjutan dilakukan di titik pelepasan air sisa proses (outlet), ada delapan titik pengambilan.

Pengambilan Sampel Air Sisa Proses di titik pelepasan air sisa proses (outlet)

Pengambilan Sampel Air Sisa Proses di titik pelepasan air sisa proses (outlet)

Salah satu warga, Samsuddin dari Desa Bandar Hapinis ikut aktif dalam proses pengambilan sampel air Sungai Batangtoru di titik 1000 meter dari ujung pipa air sisa proses.

Usai mengambil sampel air, warga membubuhkan tandatangan di Berita Acara pengambilan sampel air sisa proses.

Sebelumnya, 17 perwakilan warga Batangtoru dan Muara Batangtoru, Tapanuli Selatan menjadi bagian dari 51 anggota Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Limbah Tambang Emas Martabe ke Sungai Batangtoru, yang dibentuk berdasarkan SK Gubsu pada 19 Juli lalu. Tim terpadu ini bermasa kerja dua tahun, dengan tugas utama melakukan pengambilan sampel air pada titik-titik yang sudah ditentukan. Yaitu, ujung masuk pipa air sisa proses (inlet), ujung keluar pipa air sisa proses (outlet) di Sungai Batangtoru ,pada 500 meter sebelum titik pelepasan air; pada titik percampuran air sisa proses dan air Sungai Batangtoru (outfall); serta pada titik 500 meter, 1.000 meter, 2.000 meter, dan 3.000 meter setelah pelepasan air.

”Pengambilan contoh uji air sisa proses dilakukan setiap bulan, dan tiap tiga bulan ada perwakilan tim yang dikirim ke Jakarta untuk melihat dan mengambil data hasil uji cek sampel, sebelum diinterpertasi oleh Divisi Evaluasi yang dikoordinir oleh Badan Lingkungan Hidup Sumut,” kata Kepala BLH Provsu, Dr. Ir. Hidayati kepada wartawan di Medan, beberapa waktu lalu.



TERPOPULER BULAN INI

To Top
Berita Rekomendasi:close