Sibolga: 6 Kios, 6 Rumah, 2 Toko Ludes Terbakar

rusuh sibolgaTAPTENG – Pekan Sipodang, Kecamatan Sosorgadong, Tapteng, tiba-tiba membara, Senin dini hari (25/11) pukul 02.30 WIB.  Sebanyak 6 kios, 6 rumah (tiga di antarnya dijadikan kios sekaligus rumah) dan 2 toko ludes terbakar. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta.

Informasi dihimpun METRO dari lapangan, pukul 02.30 WIB, sejumlah warga melihat asap mengepul dari salah satu toko sembako milik Uba Limbong. Namun saat kejadian, pemilik toko tidak berada di toko melainkan di rumahnya di Desa Siantar CA.

Beberapa menit kemudian, warga terkejut begitu melihat kobaran api mulai membara. Lalu api dengan cepat menjalar ke rumah warga dan kios. Melihat itu, warga yang sebelumnya terlelap tidur satu per satu terbangun.

Begitu tiba di lokasi, warga mulai panik dan berusaha mengangkat barang-barang rumah tangga dari dalam rumah. Namun, tak begitu banyak yang bisa diselamatkan karena api dengan cepat menyebar dari rumah ke kios. Apalagi rumah maupun kios tersebut kebanyakan terbuat dari kayu
“Kejadiannya begitu cepat. Warga sudah berupaya melakukan pemadaman, namun tidak berhasil karena peralatan serba terbatas. Situasi itu bikin warga panik. Di tengah paniknya, warga pun berusaha menghubungi pemadam kebakaran,” kata Kepala Desa Siantar CA, Julkifli Sigalingging kepada METRO, Senin (24/11).

Bahkan, tambah Julkifli, saat kejadian, kobaran api mencapai 15 meter. Kemudian, pukul 04.20 WIB, pemadam dari Tapteng tiba di lokasi. Lalu berusaha memadamkan api. Hingga pukul 05.25 WIB, api baru bisa dipadamkan.

Kejadian ini dibenarkan Camat Sosorgadong, Yusman Hutabarat. Ia mengatakan, api diduga berasal dari salah satu toko milik Uba Limbong. Meski begitu, pihaknya belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. Hanya saja, saat itu, warga sudah melihat kepulan asap berasal dari toko tersebut. Kemudian dengan cepat api membesar dan melalap rumah, kios dan toko tersebut. Selain itu, satu sepedamotor turut terbakar.

“Kita sudah berupaya melakukan pemadaman, tapi sia-sia. Api makin besar. Apalagi rumah dan kios terbuat dari kayu,” ujarnya seraya mengatakan, pasca kejadian, pihaknya langsung memberi bantuan berupa 15 kg beras terhadap 10 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran.

Kesepuluh korban; Uba Limbong  (37), Tamin Tamba (55), Jhon Polber Sagala (35), Darsono Limbong (35), Jarius Saruksuk (60), Turgas Sihotang (55), Jusmar Sitanggang (30), Paslan Bondar (52), Maradat Sitanggang (44), Haulian Habeahan (55), dan Muslim Marbun (70). (gid) (metrosiantar)

Jangan Lupa share ke temanmu,
Dan dapatkan Update Berita Terbaru Via Twitter, Follow Kami di:

Share this post:


Related Posts