Recent Posts

Pages: [1] 2 3 4 5 6 ... 10
1
Kapolres Tapsel AKBP M Iqbal melihat kondisi korban Bus ALS di RSUD Sipirok. Foto/MNC Media/Zia Nasution

Sipirok - Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) masuk jurang di Desa Hasobe, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut). Tiga orang tewas, empat luka berat, dan 25 luka ringan.

Ketiga korban tewas diketahui bernama Taufik, warga Suka Maju, Medan Johor, Kota Medan. Selanjutnya, Ahmad Khumafi (24), warga Pantauan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal dan Bismas Sari, warga Desa Muara Togar, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal.

"Rencananya akan dipulangkan semuanya hari ini ke keluarga masing-masing," ujar Kasat Lantas Polres Tapsel Muri Yasnal kepada SINDOnews, Kamis (23/11/2017).

Lebih lanjut dia mengatakan, korban yang mengalami luka berat ada empat orang. Mereka adalah Darwin Rambe (43), personel Brimob Detasemen C Sipirok, Tapsel. Selanjutnya, Winda Rangkuti (25), warga Desa Muara Tagor, Kabupaten Mandailing Natal; Harpah (50), warga Limau Manis Pasar 15 Tanjung Morawa; dan M Safii Siregar (43), warga Jalan Denai Medan, Kota Medan.

"Untuk korban yang mengalami luka ringan ada 25 orang," katanya.

Dia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi akibat kerusakan di bagian kemudi bus itu, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan arahnya. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di antaranya kernet bus itu. "Kami masih mencari sopirnya, karena dia kabur," tandas Kasat ketika ditemui di RSUD Sipirok.


Sumber: https://daerah.sindonews.com/read/1259888/191/bus-als-masuk-jurang-ini-identitas-korban-tewas-dan-luka-berat-1511417670
2
Bus Als yang Masuk jurang di kedalaman 22 Meter Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel.

Tapsel – Diduga akibat  supir nengantuk Bus ALS bernomor polisi BK 7246 UA, masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekira  pukul 4.30 Wib. Tiga orang tewas dilaporkan akibat insiden tersebut.

Informasi yang di peroleh dari Kanit Laka Polres tapsel di lokasi kejadian bahwa 4  penumpang  mengalami luka parah dan 25  mengalami luka ringan, dan  3  penumpang meninggal dunia dan Semua korban sudah berada di RSUD Tapsel, sebagian korban luka telah dirujuk ke RS lain.


Dari di lokasi kejadian di informasikan , Bus jurusan Medan-Kotanopan itu, terguling ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 22 meter dari pinggir jalinsum tersebut.

Kepada Wartawan Kamis (23/11), seorang penumpang selamat, Wahdan Siregar (40), warga Hutaimbaru, Kota Psp, mengatakan, bus yang mereka tumpangi berangkat dari Medan jam sekitar jam 19 Rabu (22/11). Sepanjang perjalanan, tidak ada kendala. Dia terbangun setelah mendengar jeritan penumpang di lokasi kejadian. Dan beberapa saat bus sudah terguling.


“Masih, mendengar suara rem, lalu mobil terbalik di dalam jurang. Saya pastikan, kondisi badan saya tidak terbentur keras terutama kepala dengan cara melindungi kepala dengan tangan, lantas saya keluar dari jendela kaca yang sudah pecah,” terangnya sambil menahan rasa sakit akibat luka lecet dibeberapa tubuhnya.

Sementara dari Pihak RSUD Tapsel menyebutkan , sampai saat ini, sebanyak 28 pasien masuk ke UGD secara hampir bersamaan dengan luka lecet, patah dan tiga diantaranya meninggal.


Tiga meninggal, atas nama Taufik IR warga Suka Maju, Medan Johor, Ahmad Khumaidi warga Manyabar, Kabupaten Madina dan Bisma Sari Siregar warga Muara Tagor,” ujar James, salah seorang petugas RSUD Tapsel, Sampai Saat ini Polisi Sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengendalikan jalur berbahaya ini.(SABAR)[/size]

Artikel asli: https://www.sidaknews.com/bus-als-masuk-jurang-di-dusun-hasobe-3-orang-tewas-dan-puluhan-luka-luka/
3
Berita Tapanuli Selatan / Bus ALS Masuk Jurang di Tapsel, Tiga Tewas
« Last post by Sipirok on Today at 11:01:47 AM »
Bus PT Antar Lintas Sumatera (ALS) jurusan Kota Nopan-Medan masuk jurang di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya Desa Hasobe, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Kamis (23/11/2017). Foto/Istimewa

TAPANULI SELATAN - Bus PT Antar Lintas Sumatera (ALS) jurusan Kota Nopan-Medan masuk jurang di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya Desa Hasobe, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Kamis (23/11/2017).

Akibatnya, satu orang penumpang tewas di lokasi kejadian, sedangkan dua orang lainnya meninggal setelah dibawa ke RSUD Sipirok. Korban yang luka berat dan luka ringan menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Kasat Lantas Polres Tapsel AKP Muriyasnal kepada wartawan menyebutkan, peristiwa tersebut akibat kerusakan setir bus, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan kecepatan bus itu.

"Menurut keterangan Erwin (kernet bus), kecelakaan itu akibat ada kerusakan pada kemudi Bus ALS, sehingga lepas kendali," ujarnya kepada wartawan ketika dihubungi melalui telepon selulernya.

Dia mengatakan, jumlah penumpang yang dibawa oleh Bus ALS sebanyak 32 orang. Saat ini sedang dilakukan pendataan oleh petugas kepolisian.

Pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap sopir Bus ALS. Diduga, dia kabur karena takut dengan warga.


Sumber: https://daerah.sindonews.com/read/1259848/191/bus-als-masuk-jurang-di-tapsel-tiga-tewas-1511409497
4
Para korban ALS dirawat di RSUD Tapsel. [Amran Pohan/Metro Tabagsel]
[/i]

Tapsel – Bus ALS bernomor polisi BK 7246 UA, masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 Wib. Tiga orang tewas dilaporkan akibat kecelakaan tesebut.

Sementara 25 penumpang lainnya mengalami luka parah dan ringan. Saat berita ini diturunkan, korban meninggal masih berada di RSUD Tapsel. Sementara korban luka sebagian telah dirujuk ke RS lainnya.

Informasi yang dihimpun Metro Tabagsel dari warga di lokasi kejadian, Bus jurusan Medan-Kotanopan itu, terguling ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 22 meter dari pinggir Jalinsum. “Tikungan ini sangat patah, kuat kuat dugaan, sopir ngantuk tak sempat mengelak,” ujar Salim (37), salah seorang warga setempat.

Salah seorang penumpang selamat, Wahdan Siregar (40), warga Hutaimbaru, Kota Psp, mengatakan, bus yang mereka tumpangi berangkat dari Medan jam sekitar jam 19 Rabu (22/11). Sepanjang perjalanan, tidak ada kendala. Dia terbangun setelah mendengar jeritan penumpang di lokasi kejadian. Dan beberapa saat bus sudah terguling.

“Masih, mendengar suara rem, lalu mobil terbalik di dalam jurang. Saya pastikan, kondisi badan saya tidak terbentur keras terutama kepala dengan cara melindungi kepala dengan tangan, lantas saya keluar dari jendela kaca yang sudah pecah,” terangnya sambil menahan rasa sakit akibat luka lecet dibeberapa tubuhnya.

Pihak RSUD Tapsel menyebut, sampai saat ini, sebanyak 28 pasien masuk ke UGD secara hampir bersamaan dengan luka lecet, patah dan tiga diantaranya meninggal.

“Tiga meninggal, atas nama Taufik IR warga Suka Maju, Medan Johor, Ahmad Khumaidi warga Manyabar, Kabupaten Madina dan Bisma Sari Siregar warga Muara Tagor,” terang James, salah seorang petugas RSUD Tapsel.

Sementara dilokasi kejadian, pihak Kepolisan dengan sigap mengatur lalu lintas dan mengamankan barang dan bus naas tersebut. (ran/MTB)


Sumber: http://www.metrotabagsel.com/news/tapanuli-selatan/2017/11/23/19652/3-tewas-25-terluka-als-masuk-jurang-di-jalinsum-sipirok-sidimpuan/
5
Berita Tapanuli Selatan / Darul Mursyid Kembali Berjaya di M2EE 2017
« Last post by Sipirok on November 22, 2017, 06:53:10 PM »
Ibunda Hj Riana Siregar (tiga dari kiri) sebagai Ketua Badan Pendiri Yaspenhir Pengelola dan Pembina Pesantren Darul Mursyid (PDM) foto bersama beberapa siswa PDM yang berpretasi di M2EE 2017.

Pesantren Modern Unggulan Terpadu ‘Darul Mursyid’ (PDM) yang beralamat di Sidapdap Simanosor, Kabupaten Tapsel kembali berjaya dengan merebut juara umum ketiga pada event Methodist 2 Education Expo (M2EE) 2016 memperebutkan piala Gubernur Sumatera Utara yang digelar pada tanggal 18-19 November 2017.

Muhammad Rizky Daulay salah satu guru pembina dan juga sebagai ketua Tim Pendamping PDM mengatakan, even tersebut merupakan lomba sains rutin yang paling bergengsi untuk tingkat SMA sederajat yang diikuti seluruh sekolah umum ternama di bidang sains di Sumatera Utara. Dimana, M2EE ini diikuti sekitar 2.500 orang peserta yang terdiri dari 70-an SMA sederajat yang berasal dari 24 kabupaten dan Kota se-Sumatera Utara.

Event itu memperlombakan enam cabang bidang studi yaitu,  Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi dan Bahasa Inggris.

“Jumlah peserta tahun ini lebih banyak dibandingkan peserta yang ikut berkompetisi pada event yang sama tahun lalu. Bahkan M2EE tahun 2017 semakin kompetitif mengingat semakin banyaknya sekolah yang dulunya sempat vakum tidak ikut kini kembali ikut bertanding,” ungkap Rizky.

“Alhamdulillah PDM berhasil mengumpulkan m21 medali yang terdiri dari empat emas,  enam perak dan 11 perunggu. Yakni Bidang Studi Biologi atas nama Rizki Ananda Tanjung (emas), Fakhri Husaini Nasution (emas), Ilham Rizki Ritonga (perunggu), Afifah Nur (perunggu), Irma Syafitri (perunggu), Taufik Hidayah (perunggu).

Dan pada Bidang Studi Kimia Nurmawaddah Siregar (perak). Bidang Studi Ekonomi Muhammad Anwar Ibrahim (emas), Nanda Adjie Pratama Dalimunthe (perak), Mukhlas Mahrawi Harahap (perak), Dimas Ferdy Hasan (perunggu), Ayu Azhari (perunggu), Mahrani Madani Harahap (perunggu), Fitri Ani Hasibuan (perunggu), Anisa Fadillah (perunggu), Siti Arla (perunggu), Aulia Akbar Madani (perunggu), Kholis Zulkarnanin Lubis (perunggu).

Seterusnya Bidang Studi Fisika, Iqdu Hafizal Siagian (perak), Rita Ummi Sahida (perunggu), Yusril Ihza Mahendra (perunggu). Dan pada Bidang Studi Matematika, Muhammad Ribhi Marbun (emas), Raja Akbar Pasaribu (perak), Sandika Riansyah (perak), Winda Astari Siagian (perunggu), Fatra Hamdi (perunggu).

Atas prestasi ini, Direktur PDM Jafar Syahbudin Ritonga DBA menyampaikan apresiasinya yang tinggi, kepada siswanya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah SWT dan bangga atas prestasi yang ditorehkan siswa PDM pada M2EE 2017 ini. PDM kini menunjukkan konsistensi prestasinya dalam event ini. Bahkan PDM kini menjadi salah satu saingan berat bagi sekolah swasta hebat lainnya yang ada di Sumut. Ini dibuktikan dengan perolehan prestasi yang diraih cukup gemilang dan konsisten dalam enam tahun terakhir,” ungkapnya.

Disebutkan, PDM merupakan satu-satunya peserta yang berasal dari pesantren dan berhasil meraih Juara Umum Tiga. Sedangkan Juara Umum I masih dapat dipertahankan SMA Sutomo 1 Medan dan disusul oleh SMA CT Foundation sebagai Juara Umum II.

“PDM akan terus maju dan mengejar prestasi yang lebih baik lagi. Tahun depan saya ingin PDM menargetkan harus menjadi juara umum I, tentu disertai degan usaha yang maksimal, doa yang terus menerus dan dukungan dari semua pihak,” pungkas Jafar Syahbudin Ritonga yang meraih gelar Doktor (DBA) di USM Pinang Malaysia ini.

Ibunda Riana Siregar sebagai Ketua Badan Pendiri Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) yang mengelola PDM juga menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diraih siswa-siswi PDM pada event bergengsi seperti ini.

“Salut dan bangga saya kepada siswa-siswi PDM yang menunjukkan kemampuan terbaiknya dan menjaga konsistensinya dalam M2EE. Ini merupakan hasil dari kesungguhan siswa-siswi juga kerja keras pembina, pendidik dan pengasuh siswa PDM, dan kami sebagai pengelola akan terus mendukung secara penuh agar prestasi lebih baik lagi untuk masa yang akan datang,” tutur Riana Siregar yang juga ibunda dari Jafar Syahbudin Ritonga. (ran/osi/mtabag)


Sumber: http://www.metrotabagsel.com/news/tapanuli-selatan/2017/11/22/19619/darul-mursyid-kembali-berjaya-di-m2ee-2017/
6
Berita Sidimpuan / Mahasiswa IAIN dan UGN Adakan Aksi Peringatan Hari Pohon Sedunia
« Last post by Sipirok on November 22, 2017, 06:51:19 PM »
Para mahasiswa saat mencabuti spanduk yang dipasang pada pohon-pohon sekitar kota Padangsidimpuan, Selasa (21/11/2017)

PADANGSIDIMPUAN - Seratusan mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan dan Universitas Graha Nusantara menlakukan aksi peringatan hari pohon sedunia. Aksi mereka kali ini yakni membersihkan pepohonan dari poster, spanduk dan iklan-iklan yang dipakukan.

Presiden Mahasiswa IAIN, Zulkifli Sormin dan juga selaku koordinator aksi ini menyampaikan, kegiatan ini mereka lakukan dalam rangka penyelamatan pohon dari pengrusakan yang dilakukan manusia atau oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, walaupun sebenarnya ada pihak yang berwenang dalam hal ini.

"Namun, harapan kita melalui aksi ini pihak yang berwenang tergerak hatinya untuk melakukan pembersihan pepohonan dari pengrusakan," jelas Zulkifli didampingi Presiden Mahasiswa UGN, Riski Ananda, Selasa (21/11/2017).

Menurutnya, aksi ini akan mereka lanjutkan kembali karena persoalan ini merupakan persoalan serius dan demi masa depan bumi.

Hal senada juga dikatakan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padangsidimpuan, Amiruddin Laoli. Aksi tersebut, kata dia, sangat bagus sebagai aksi nyata dan cara yang kreatif dalam menyampaikan aspirasi.

"Dan perlu kami sampaikan, dalam rangkan peringatan pohon sedunia, kita dengan kawan-kawan organisasi mahasiswa pemuda dan pelajar Padangsidimpuan akan mengadakan penanaman pohon," cap Amir.

Kegiatan ini berlangsung pada pukul 13.30-17.30 di sekitar Jalan HT. Rijal Nurdin, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Baru.


Sumber: https://www.gosumut.com/berita/baca/2017/11/22/mahasiswa-iain-dan-ugn-adakan-aksi-peringatan-hari-pohon-sedunia
7
Berita Sipirok / Bupati Tapsel Buka Pameran Pembangunan di Alun-alun Sipirok
« Last post by Sipirok on November 21, 2017, 07:48:47 PM »
Pembukaan Pameran Pembangunan dalam rangka HUT Kabupaten Tapsel ke-67, dialun alun Sipirok

Sipirok - Bupati Tapsel H Syahrul Pasaribu SH secara resmi membuka pameran pembangunan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Tapsel di alun-alun Sipirok, Minggu (19/11).

Pameran yang dijadwalkan selama lima hari tersebut menampilkan stand milik seluruh OPD dan Kecamatan se-Tapsel. Selain itu juga ada stand milik PT Bank Sumut, PT AR,  NSHE,  Badan Narkotika Nasional (BNN), BUMD, Sekolah Swasta dan Perusahaan lain serta daerah tetangga.

Pembukaan pameran hari jadi ke-67 Tapsel bertema ‘Bersama Kita Wujudkan Masyarakat Sehat, Cerdas dan Sejahtera’ ditandai penekanan tombol sirene oleh Bupati Tapsel bersama tokoh nasional, Akbar Tanjung, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama.

Dalam pameran ini, stand milik pemerintah dan perusahaan swasta menampilkan barbagai jenis potensi alam daerah serta program dan hasil kinerja pemerintah. Di arena pameran ini juga, setiap malam digelar hiburan rakyat.

Bupati Tapsel H Syahrul Pasaribu menyebutkan, pameran ini merupakan wahana promosi program kerja pemerintah. Bertujuan untuk menginformasikan berbagai hasil pembangunan dan potensi daerah kepada masyarakat luas.

“Di pameran ini dipampangkan miniatur potret potensi daerah dan pembangunan sarana prasana yang telah dilaksanakan pemerintah daerah. Sehingga maksud dan tujuan pembangunan itu bisa tersampaikan kepada masyarakat luas,” sebutnya.

Dikatakan, pembangunan, tidak akan berjalan maksimal tanpa ada sinergitas antara pelaku, dengan objek pembangunan. Bagaimana sinergitas itu terjalin, tentu harus ada sosialisasi dan keterbukaan informasi ke masyarakat sebagai objek pembangunan.

Pada kesempatan itu, Bupati  juga berjanji untuk terus bersinergi dalam rangka meningkatkan program pembangunan dan memaksimalkan pengelolaan potensi sumber daya daerah dalam rangka meningkatan kesejahteraan rakyat.

“Kami akan terus bekerja keras mencari ide dan anggaran pembangunan, baik dari APBD, Provsu, APBN. Tentu semua akan tercapai bila ada sinergitas pemerintah, legislatif, berbagai pihak, dan pemerintah atasan. Sehingga hasil pembangunan seperti lima tahun terakhir ini dapat terus ditingkatan,” sambung Bupati dua periode pilihan rakyat ini.

Amatan wartawan,  bersama Wakil Bupati, Sekda,  Forkopimda, dan rombongan meninjau seluruh stand pameran. Dan hampir semua stand menampilkan produksi teknologi karya putra-putri Tapsel. Di antaranya pakaian tenun, hasil pertanian holtikultura, berbagai produk makanan, minuman, dan souvenir berbahan baku buah salak. Hasil teknologi olahan baja dan logam, serta bibit karet dan sawit yang dikembangkan putra-putri daerah.

Suasana lebih dimeriahkan dengan banyaknya pedagang souvenir dan pedagang makanan yang memajang dagangannya di seputaran area pameran.

Pada kesempatan itu, Akbar Tanjung menyambut baik pameran pembangunan tersebut, dalam rangka mendukung suksesnya pembangunan. Sebab untuk suksesnya sebuah pembangunan bukan semata-mata tugas pemerintah.

“Tetapi memerlukan dukungan penuh dan partisipadi masyarakat secara luas,” ungkapnya.

Turut hadir dalam pembukaan pameran tersebut Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu,  Wali Amanat USU Panusunan Pasaribu,  Forkopimda, pimpinan DPRD Tapsel,  Wakil Bupati,  Sekda Tapsel,  para pejabat Eselon II,  III dan IV di lingkungan pemerintah Daerah Kabupaten Tapsel. (ran/osi/mtabag)


Sumber: http://www.metrotabagsel.com/news/tapanuli-selatan/2017/11/21/19592/bupati-tapsel-buka-pameran-pembangunan/
8
Berita Sidimpuan / Pelaku Pencurian di Rumah Sakit Umum Sidimpuan Berhasil Dilumpuhkan
« Last post by Sipirok on November 21, 2017, 07:44:20 PM »
Suherman Nasution alias Eman (30) pelaku berbagai pencurian, di Rawat di RSUD Kota Padangsidimpuan karena Ketika Melakukan pengembangan berusaha melawan Petugas dan Mencoba untuk Melarikan diri.

P.Sidimpuan – Satreskrim Polres Kota Padangsidimpuan pada hari Senin Tanggal 20 November 2017, Sekira Pukul 16.30 wib, kembali mengamankan seorang laki–laki Suherman Nasution alias Eman (30) warga Kelurahan Kantin Kecamatan Psp Utara Kota Padangsidimpuan yang merupakan pelaku tindak pidana Pencurian, di RSUD Psp Jalan.DR. F.L Tobing Kecamatan Psp Utara Kota Padangsidimpuan.

Kejadian ini pada hari Minggu tanggal 05 November 2017 sekira pkl 06.30 wib berdasarkan laporan Novia Rita Bernadetta Ritonga warga Kelurahan Losung Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan dengan bukti laporan Polisi: LP/484/XI/2017/SU/PSP tanggal 05 November 2017.

Kasat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan AKP Zul Efendi kepada SidakNews.com Selasa (21/11) Memaparkan, bahwa pada hari Minggu tanggal 05 November 2017 sekira pukul 06.30 Wib, pelapor baru bangun tidur tidak menemukan 2 (dua) Unit Handpone Miliknya, dan Uang sebesar Rp. 250.000,- serta 2 (dua) Pasang Anting Emas milik pelapor yg sebelumnya berada didalam sebuah tas milik pelapor yang dimana pada saat itu pelapor sedang menjaga adiknya yang sedang dirawat di RSUD Psp, Terang Zul.

Kemudian Kasat juga menerangkan pelapor berusaha mencari dan menanyakan kepada Security RSUD Padangsidimpuan untuk mencari barang yang hilang tersebut, namun tidak ditemukan barang pelapor yang dicari, sehingga pelapor merasa keberatan dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kota Padangsidimpuan. Tuturnya.

Setelah mendapat laporan Team Opsnal Reskrim Padang melakukan Penyelidikan ke Tempat kejadian Perkara (TKP) dan melakukan Pengembangan didapatkan Info bahwasanya pelaku pencurian tersebut adalah tersangka atas nama Indra Muda Nasution, dan Team Opsnal melakukan Penangkapan Terhadap Indra Muda Nasution dan setelah berhasil membekuk IIndra Muda Nasution diketahui bahwa tersangka juga terlibat dalam melakukan Pencuriantersebut, papar Pria berkaca mata Ini.

Masih Keterangan Kasat , Team Opsnal Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan melakukan penyelidikan keberadaan dari tersangka Suherman NST als Eman, setelah dilakukan Penyelidikan dan mengetahui tersangka berada di kediaman saudaranya di daerah Pintu Padang Kabupaten Tapanuli Selatan.

Langsung team Opsnal mengejar tersangka, setelah berhasil menangkapnya dan memboyong tersangka untuk dilakukan pengembangan mencari BB namun pada saat pengembangan tersangka berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur,dor..dor..dor…, tersangka langsung tersungkur dan terlebih dahulu dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Padangsidimpuan untuk dilakukan pengobatan, usai dilakukan perawatan, tersangka kemudian di bawa ke Mapolres Padangsidimpuan guna penyidikan lebih lanjut. imbuhnya. (sabar)


Sumber: https://www.sidaknews.com/pelaku-pencurian-di-rumah-sakit-umum-sidimpuan-berhasil-dilumpuhkan/
9
Berita Umum / Presiden Jokowi Resmi Jadi Mora Mandailing-Tabagsel
« Last post by Sipirok on November 21, 2017, 07:42:30 PM »
Sutan Baginda Batang Taris, tokoh adat Mandailing. Foto/ Ahmad Husein Lubis

MEDAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi jadi mora bagi warga suku Mandailing dan Tapanuli bagian Selatan (Tabagsel) begitu Kahiyang Ayu diberi marga Siregar, hari ini (21/11/2017).

Kahiyang Ayu resmi dianugerahkan marga Siregar setelah menikah dengan Bobby Afif Nasution. Pemberian gelar adat marga Siregar bagi Kahiyang secara otomatis juga melekatkan Siregar sebagai marga sang ayah, Joko Widodo.

Setelah resmi menyandang marga adat dari Tapanuli Selatan teresebut, Presiden Jokowi juga resmi menjadi mora atau bagian penting dari keluarga besar Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal.

Tokoh Adat Mandailing Sutan Baginda Batang Taris mengungkapkan, pemberian marga Siregar bagi Kahiyang Ayu ini tentunya memberi kebanggaan tersendiri terutama di kalangan raja-raja adat Mandailing Natal (Madina) dan Tabagsel.

“Nasution mengambil Siregar, ungkapan itu pulalah yang memenuhi hampir seluruh tulisan media sosial hari ini,” katanya.

Saat ini, Presiden Jokowi merupakan moranya marga Nasution secara khusus. Secara umum menjadi mora atau keluarga besar warga Mandailing Natal dan Tabagsel, Padangsidimpuan, Padanglawas Utara dan Padanglawas sebagai bagian dari “Dalihan Natolu.”

Sutan Baginda Batang Taris mengatakan, setelah Presiden Jokowi menjadi mora bagi warga Madina dan Tabagsel diharapkan bisa lebih memperhatikan daerah Mandailing Natal dan Tapanuli Selatan yang dinilai tertinggal dari daerah lain.


Sumber: https://daerah.sindonews.com/read/1259304/191/presiden-jokowi-resmi-jadi-mora-mandailing-tabagsel-1511256202
10
Pengusaha dan perajin Songket Sipirok, Avenus Ritonga (48) Warga Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara

Sipirok – Siapa yang tidak mengenal kain tenun yang satu ini ? Ulos merupakan seni kerajinan tangan yang sangat populer di Sumatera Utara, sebab sesuai fungsinya kain tenun yang satu ini tidak hanya digunakan sebagai penghias pakaian pada pergelaran adat saja, tetapi juga digunakan sebagai simbolisasi masyarakat Batak dapat menjalankan berbagai upacara, pergelaran hingga tradisi-tradisi adat yang ada di Sumatera Utara, salah satunya  kain Songket.

Hasil kerajinan dari warga Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, tidak hanya dipasarkan  di Medan, Surabaya, Jakarta, tetapi juga sudah mendunia.

Pengusaha dan perajin Songket Sipirok, Avenus Ritonga (48) yang merupakan warga setempat, senin (20/11) kepada Wartawan mengatakan , “kain Songket Sipiriok,  akhir-akhir ini menjadi salah satu Kain Adat primadona  paling banyak diminati dan digemari,  dibuktikan dengan banyak permintaan setelah kain songket Pesta Adat pernikahan bobby nasution-kahiyang ayu  dikerjakan di Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara dan  Tiba-tiba para  pemesan meningkat dari hari biasanya. “terangnya.

Ritonga menjelaskan bahwa kain songket  mempunyai lima arti dan makna seperti pucuk rebung iok-iok bunga ros sijobang dan singap untuk pucuk rebung artinya biar dari muda sampai tua bisa dipergunakan dan menjadi teladan, iok-io artinya berbeda-beda suku tetap satu, tuturnya.

Informasinya Pesta adat bobby nasution-kahiyang ayu  akan dilangsungkan di medan sumatera utara, rombongan keluarga besar presiden joko widodo telah tiba di medan sejak kemarin.

Rencananya pesta adat bobby nasution- kahiyang ayu akan dilaksanakan dua hari dua malam pada tanggal 24-25 November. (sabar)[/size]

Sumber: https://www.sidaknews.com/kain-songket-sipirok-jadi-primadona-di-pesta-adat-bobby-nasution-kahiyang-ayu/
Pages: [1] 2 3 4 5 6 ... 10