Kuliner

Ikan Holat, makanan para raja khas Tapanuli Selatan

Ikan holat siap saji (Google Image)

Sudah pernah mencipipi holat? Makanan buat para raja khas Tapanuli Selatan ini terbuat dari Kayu Balakka yang dikupas kulinyadan biasanya hanya terdapat di hutan kawasan Tapanuli Selatan dan campur dengan air, garam dan bawang lalu direbus dan dicampur dengan PakkatPakkat, makanan khas puasa di Tapanuli dari pucuk rotan, lalu ikan mas bakar .

pembatas

Masakan khas Padangsidimpuan ini terbilang unik dan langka. Kalau bukan berasal dari suku Mandailing, mungkin Anda tak pernah tahu, apalagi merasakan citarasa makanan berbahan dasar ikan itu. Apa saja keunikannya? Holat, begitu nama menu tersebut.

Masakan ini memang tidak familier bagi orang di luar suku Mandailing. Namun, bagi masyarakat asli daerah itu, holat sangat terkenal berkat kelezatan citarasa, serta manfaatnya bagi kesehatan.

Holat merupakan makanan yang terdiri atas ikan mas dan kuah segar yang berisi campuran bumbu ditambah kayu balaka. Sekilas, tampilannya mirip sup yang kita kenal, tapi holat rasa kuahnya lebih kentara gurih.

Ikan mas yang menjadi bahan baku utama disajikan tanpa disuwir ataupun dipotong kecil-kecil layaknya daging ayam atau sapi pada sup maupun soto. Ikan di sini justru disajikan utuh dari kepala hingga ekor. Ikan yang sebelumnya dipanggang itu, disajikan dengan cara ditenggelamkan ke dalam kuah.

Adapun rasa gurih kuah berasal dari satu bumbu utama yang konon sangat berkhasiat bagi kesehatan. Nama bumbu itu kayu balaka. Hmm, unik bukan kayu bisa menjadi bumbu utama masakan?

Tanaman kayu balaka hanya bisa didapat di Tapanuli Selatan (Tapsel), yang dulu menjadi kabupaten yang melingkupi Kota Padangsidimpuan. Maka, tak heran kalau holat disebut-sebut sebagai makanan khas Padangsidimpuan atau Tapsel secara luas.

Di Medan, menu holat hanya bisa ditemukan di Rumah Makan Padang Lawas. Menurut sang pengelola rumah makan, Silvia Atmanya, 38, yang diambil dari kayu balaka adalah getahnya. Sebelum dimasak, kayu dicuci terlebih dahulu, kemudian dikerok hingga sebanyak yang dibutuhkan.

“Getah itu lalu diolah hingga menjadi salah satu bumbu untuk membuat holat,” katanya.

Selain mampu melezatkan makanan, getah kayu balaka juga berkhasiat untuk kesehatan. Setiap orang yang minum kuah holat bakal merasakan badannya menjadi lebih segar. Faktor itu pula yang kerap mendorong pengunjung yang sedang merasa kurang fit datang ke rumah makan ini.

“Kalau badan rasa tak enak, orang datang ke sini supaya segar kembali. Peminatnya banyak, tidak hanya dari Tapsel, tapi juga warga Medan,” jelas wanita yang biasa disapa Maya itu.

Meski kayu balaka hanya ada di Tapsel, Maya mengaku tak pernah kehabisan stok. Kalaupun nyaris habis, pengelola rumah makan akan langsung memintanya untuk dikirim. Dengan kata lain, selalu ada pemasok yang rutin mengirimkan bahan bumbu tersebut ke Medan. Alhasil, holat bisa tersedia di rumah makan ini tiap hari dan selalu habis diburu konsumen berapapun porsi menu tersebut dibuat.

Selain holat, ada lagi makanan khas lain yang diberi nama pakkat. Kebanyakan orang, khususnya yang tinggal di Medan, sudah tahu apa itu pakkat. Makanan yang juga berasal dari Tapsel ini terbuat dari umbut rotan yang masih sangat muda. Rasanya mungkin pahit, tapi bagi yang sudah mencicipi, pasti akan ketagihan untuk menyantapnya lagi dan lagi. Pakkat disajikan dengan sambal cabai rawit. Biasanya pakkat ikut dimasukkan ke dalam kuah holat sehingga rasa holat jadi semakin nikmat.

Untuk menikmati holat, pengunjung hanya bisa datang saat jam makan siang hingga sore hari karena rumah makan ini buka mulai tengah hari hingga menjelang matahari terbenam. Kalau tidak mau kehabisan, datanglah tepat pada jam makan siang. Siapa cepat, dia dapat.

Sensasi menikmati holat semakin mantap dengan adanya semilir angin yang berhembus di sekeliling area rumah makan. Rumah makan ini memang didesain terbuka supaya pengunjung merasa lebih nyaman ketika makan. Lokasinya juga bukan berada di kawasan padat penduduk sehingga atmosfernya lebih menenangkan.

Holat sudah tandas, kini saatnya mencicipi menu telur gulai yang juga difavoritkan pencinta makanan. Telur gulai lagi-lagi tampilannya mirip sup, yakni berkuah. Namun, lazimnya gulai, kuahnya mungkin lebih pekat dan kental.

Pada menu ini juga disisipkan bumbu rahasia, yang menjadi kunci kelezatan kuah tersebut. Telur gulai tidak bisa dijumpai di restoran ataupun rumah makan lain yang menyajikan makanan asal Tapsel. Peminatnya juga tak kalah banyak dengan holat. Bisa dibilang, telur gulai menempati posisi kedua sebagai makanan yang paling diminati di Rumah Makan Padang Lawas. Penikmatnya tidak hanya berasal dari Tapsel, tapi juga Medan. (Okezone)

 



TERPOPULER BULAN INI

To Top
Berita Rekomendasi:close