Sipirok

Rumah warga rusak tertimpa tower seluler di kampung Sabasiala Kilang Papan Sipirok

Tower seluler roboh menimpa rumah warga di Sabasiala. (Amran Pohan/MetroTabagsel)

SipirokSudah 3 hari api tak padam, ratusan hektar lahan di Sipirok dilahap si jago merah – Tower jaringan seluler yang berada di Kampung Sabasiala, Desa Kilang PapanSupir mengantuk, truk seruduk rumah warga di Aek Siporda Sipirok, Kecamatan SipirokSudah 3 hari api tak padam, ratusan hektar lahan di Sipirok dilahap si jago merah, roboh, Jumat (26/8) dini hari. Akibatnya, rumah rusak akibat tertimpa runtuhannya.

pembatas

Selain itu, ribuan pelanggan terganggu. Sebab, hubungan komunikasi melalui seluler nyaris tak bisa. Hilangnya sinyal seluler telah terasa sejak 2 hari terakhir, namun belum diketahui penyababnya secara pasti. Namun, setelah robohnya tower tersebut para pengguna telepon seluler akhirnya menduga bahwa penyebabnya adalah tower tersebut.

“Sudah dua hari terakhir jaringan telepon genggam tidak baik, kadang waktu asyik berbicara tiba-tiba sinyal menghilang. Namun, hari ini telepon saya sama sekali tak ada sinyalnya,” sebut Sakti (40) dan Hasan (35) warga pengguna seluler.

Hal inipun dikuatkan dengan informasi dari beberapa warga Kampung Sabasaila yang mengatakan, sebenarnya tiga hari sebelum roboh, tower tersebut sudah miring.

“Sejak tiga hari terakhir sudah kelihatan ada kemiringan,” sebut Rahmat Siregar (31) salah seorang warga. Dikatakannya, robohnya tower tersebut terjadi sekitar pukul 2 dini hari, Jumat (26/8). Hal itu diketahui setelah adanya suara hempasan.

“Memang jatuhnya tidak terlalu keras, namun masih kedengaran, sekitar pukul 2,” bebernya. Roslina Harahap (54) dan anaknya Hamdani Siregar (34) adalah pemilik rumah yang tertimpa tower itu. Mereka berharap, ada perhatian dari pihak perusahaan atas kerusakan yang diakibatkan dengan robohnya tower.

Disampaikan mereka, selama tiga hari terakhir, sebanarnya mereka tak nyaman lagi menempati rumahnya sendiri. Sebab, kondisi tower sudah miring. Sehingga, untuk menghindari hal buruk, merekapun meninggalkan rumah dan menumpang di rumah saudaranya. “Dan ternyata jatuh juga tadi malam,” sebut mereka.

Selain rumah pada bagian dapur, tanaman di pekarangan juga terkena dampak robohnya tower seluler tersebut. Para warga berharap, agar perusahaan secepatnya mengatasi dan memperhatikan kondisi itu agar rumah warga tidak terlalu lama dibiarkan dalam suasana kosong dan rusak. Selain itu, ribuan pelanggan juga berharap agar ada tindakan cepat supaya pelayanan tidak terganggu dengan waktu yang lama. (ran /metrotabagsel.com)


TERPOPULER MINGGU INI

To Top
Berita Rekomendasi:close