Berita Umum

Demo, Mahasiswa Bakar Boneka Jerami di Palas

PALASDana BLM PUAP T.A. 2012 Desa Botung Tidak Di Salurkan Sesuai Juknis dan Juklak, “Diduga Ada Oknum Gapoktan Perkaya Diri” – Sejumlah mahasiswa66 Ribu Sarjana Baru jadi Pengangguran yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Padang LawasPengumuman Kelulusan CPNS Palas Minggu Ketiga Desember (Palas) unjuk rasaPergerakan Mahasiswa Indonesia Tabagsel unjuk rasa di Kantor Bupati damai di pelataran kantor bupatiHalaman perkantoran Pemkab Tapsel terus dibenahi JalanJalan Sihoringkoring akan di aspal hotmix KH Dewantara, Rabu (5/3). Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 itu, juga disertai pembakaran boneka jerami sebagai bentuk kekecewaan terhadap kepemimpinan Bupati100 Kepsek Tapsel Ikuti Diklat ESQ di Hotel Tor Sibohi Sipirok Palas.

Sekitar 30 menit berunjuk rasa, massa diarahkan PolsekPolsek Batang Angkola Tapsel tangkap dua orang pengedar narkoba Barumun untuk membubarkan diri dengan tertib. Namun, bukannya berhenti, massa bersikeras melanjutkan aksi demoMahasiswa ‘Segel’ Gerbang Masuk UMTS. Sebab, menurut mahasiswa mereka memiliki izinPemkab Tapsel akan bongkar papan reklame tanpa izin melakukan aksi selama tiga hari berturut-turut dari PolresPolres Madina tembak pengedar ganja, 22 kg berhasil diamankan Tapanuli SelatanTim Terpadu Ambil Sampel Air Batangtoru (TapselPulau Sumatera Miliki Zona Urat Emas Aceh-Lampung). Dan, yang kemarin demo terakhir.

Selanjutnya, aksi ricuh. Berawal dari salah satu simpatisan TSOGerakan Masyarakat Peduli Padang Lawas (GMPP) : ADA APA DENGAN KPK, APA ADA?, SN, yang memaksakan diri masuk ke tengah massa dengan maksud membubarkan aksi. Dalam aksi itu, SN memukul koordinator aksi. Namun, massa tetap bertahan menyampaikan aspirasi.

Kemudian, Kapolsek Barumun AKP Huayan Harahap turut membubar paksa massa. Sejumlah petugas dan mahasiwa terlibat aksi saling dorong. Akhirnya, dengan mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian aksi massa bubar.

Usai berdemo, Irham mengaku, pihaknya telah mengantongi izin melaksanakan aksi unjuk rasa selama 3 hari berturut-turut dari Polres TapselPolres Tapsel Gelar Operasi Zebra 2013. Ironisnya, aksi mereka dipaksa mundur oleh kepolisian. Dalam hal ini, pihaknya akan membuat laporan ke Poldasu atas tindakan anarkis salah satu calegTukang Bakso Nekat Nyaleg dan pembubaran paksa oleh polisiLaporkan jika personil Pos PAM Tapsel tidak melayani dengan baik.

“Kita akan membuat laporan ke PoldaTersangka penipuan 15.3 Miliar, Polda Sumut diminta tahan Ramadhan Pohan untuk ditindak lanjuti segera,” ungkap Irham didampingi Dorlansyah Hasibuan. Sementara itu, Kapolsek Barumun AKP Huayan Harahap menerangkan, massa tidak memiliki Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dari Polres. “Saya sudah tanya ke Kasat Intel Polres Tapsel. Mereka tidak memiliki STTP. Tadi mereka datang ke Kantor Bupati hanya mau meminta jawaban tertulis dari hasil pertemuan kemarin dengan Bupati. Dan, menurut keterangan Asisten IDaftar Film Bioskop yang Akan Rilis di Tahun 2014 jawaban itu sedang dipersiapkan, tapi tahunya mereka lakukan aksi,” jelas kapolsek.

Sebelumnya, koordinator aksi Irham Bakti dalam orasinya menyebutkan hal tersebut dikarenakan bupati dinilai belum mampu menggali potensi yang ada di Palas. Bupati juga dianggap belum dapat menampakkan tanda-tanda kemajuan sebagai daerah otonom. (tan) (metrosiantar)


REKOMENDASI

To Top
Berita Rekomendasi:close