Berita Umum

Kekecewaan Terhadap PLN Membanjiri Status BBM Warga Sumut

MEDANPolda Sumut mutasi 152 personil Keresahan masyarakat SumutPolwan Sumut Bersiap Pakai Jilbab kian membuncah dengan terus berlangsungnya biarpet listrikHingga 2019, listrik Kalimantan dan Sumatera tergantung Malaysia hingga kini. Kekecewaan ditunjukkan dengan update status BlackBerryMassenger (BBMPin BBM Bakal Bisa Dikostumisasi?) dan sebagainya. Bahkan beberapa warga menunjukkan keresahan itu dengan langsung mengirimkan pesan singkat bernada kesal kepada Menteri BUMNHari Menanam Satu Miliar Pohon Tapsel dipusatkan di Jalan Baru Aek Latong Dahlan IskanDahlan Iskan Tegaskan Komitmen soal Mobil Listrik.

Seorang profesional muda, warga JalanMeski dekat ke Kantor Bupati, jalan di Desa Sialaman Sipirok masih dari tanah SM RajaIkan Holat, makanan para raja khas Tapanuli Selatan Medan, kepada Tribun mengaku telah mengirim pesan singkat kekesalannya yang ditujukan ke Dahlan Iskan.

“Pak Menteri Dahlan Iskan. Bolak-balik mati listrik di Medan. Lebih bagus di suntik mati aja kami dari pada tersiksa pagi, siang dan malam gelap-gelapan trus..Tks Pak Menteri,” demikian bunyi pesan singkat lelaki itu kepada Dahlan, yang juga forwardkan kepada Tribun, Kamis (6/3/2014) sekitar pukul 23.59 WIB.

Sementara, biarpet listrik yang terjadi Jumat (7/3/2014) tadi, mengundang reaksi update status BBM dari beberapa warga.

“1 hari 9 jam mati lampu x 30 hari = 270 jam.. Bayar Listrik bertambah mahal. PLNWaspadai Cuaca Ekstrim di Tapsel Diduga sukses galang dana kampanyeDana Kampanye Parpol Sidimpuan Senilai Rp 1,1M,” tulis Nanda pada status BBMnya.

Simamora menyempaikan kekesalannya dengan memplesetkan kepanjangan Perusahaan Listrik NegaraJika Setujui PLN, Produksi PT Inalum Turun 15 sampai 20 Persen. “Perusak Listrik Negara (PLN),” tulis Simamora pada statusnya.

(fer/tribun-medan.com)


REKOMENDASI

To Top
Berita Rekomendasi:close