Berita Umum

Tahanan titipan Pengadilan kabur dari rutan Gunungtua

Tahanan Titipan Pengadilan Kabur Dari Rutan Gunungtua
Tahanan Titipan Pengadilan Kabur Dari Rutan Gunungtua (foto: waspada.co.id)

GUNUNGTUA – Dadang Swandi, 22 tahun, tahanan titipan pengadilan di Cabang Rutan Gunungtua, Kabupaten Padanglawas Utara, melarikan diri usai memperbaiki atap yang rusak baru-baru ini.

pembatas

Kepala Cabang Rumah Tahanan (Rutan) Gunungtua, Mulia Warman, membenarkannya. Dijelaskan, Dadang yang merupakan warga Desa Batang Baruhar Julu, Kecamatan Padang Bolak, merupakan tahanan titipan pengadilan karena terlibat kasus curanmor di desanya.

Sebelumnya, Dadang sudah mendekam di Rutan Cabang Gunungtua selama 1 tahun 6 bulan. Saat dinyatakan bebas, Dadang kembali dicegat di depan pintu Rutan Gunungtua dengan kasus yang sama, yakni Pasal 363 KUHP.

Dijelaskan, sebelum melarikan diri, Dadang ikut apel dan sarapan pagi bersama tahanan lain. Usai apel pagi, M Syahputra yang juga petugas Rutan Gunungtua meminta izin memperbaiki atap yang longgar akibat terjangan angin kencang. Karena dibutuhkan dua warga binaan untuk memperbaiki, maka Dadang dan Feri Donal Situmorang ditunjuk petugas.

Perbaikan atap itu pun langsung dilakukan. Dadang dan Feri naik ke atas atap melalui asbes yang jebol di bawahnya. Karena atapnya sudah diperbaiki, Dadang dan Feri pun turun. Namun, Dadang kembali naik ke atas atap tanpa dicurigai petugas yang mengira masih ada yang mau diperbaiki.

Di situlah Dadang melarikan diri dengan berjalan di atas atap dan kemudian melompat ke samping. Petugas rutan yang mengetahuinya langsung mengejar Dadang dan melaporkannya ke pihak kepolisian. Saat ini, pihak Rutan Cabang Gunungtua bersama kepolisian masih melakukan pencarian.

“Ada sedikit kelalaian dari petugas yang mengawasi tahanan saat melakukan pekerjaan. Kami pun sudah melakukan evaluasi terhadap petugasnya dan akan mengambil tindakan tegas atas kelalaian tersebut,” ujar Mulia, Senin (18/7). (waspada.co.id)



TERPOPULER BULAN INI

To Top
Berita Rekomendasi:close