3 dari 219 siswa SMPN 1 Sipirok terdaftar absen UNBK, 1 meninggal & 2 WO


0

Sipirok – Pelaksanaan Ujian Nasional untuk tingkat SLTP, sudah didepan mata. Di Kabupaten Tapsel hanya ada satu sekolah yang akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Selebihnya, 40 sekolah menggelar UN biasa atau pakai pensil dan kertas.

Namun, dari 219 perserta UNBK yang terdaftar dari SMPN 1 Sipirok, tiga orang diantaranya dipastikan absen. Sebab, sudah Walk Out (WO) dan meninggal dunia.

“Tiga dari 219 yang terdaftar, dipastikan absen, dua sudah keluar satu meninggal dunia,” ujar Kepala SMPN 1 Sipirok H Bakir Harahap, Rabu (26/4).

Ketiga peserta tersebut, kata Bakir, masih terdaftar sebagai peserta, karena sejak awal kelas IX, seluruh peserta sudah masuk namanya di data base.

“Satu orang meninggal dunia, dua orang keluar. Walau berbagai upaya sudah kita lakukan agar tetap bertahan menyelesaikan sekolah, tetapi kondisi keluarga menjadi alasan utama sehingga sekolah tak bisa berbuat apa-apa,” terangnya.

Lebih jauh Bakir menyampaikan, untuk persiapan UNBK bagi siswa seluruh peserta dari sekolahnya, sudah sangat maksimal. Diantaranya, telah melakukan simulasi sebanyak dua kali.

“Berdasarkan hasil simulasi yang digelar memang masih belum seperti yang diharapkan, tetapi kita harapkan pada saat pelaksanaan, anak anak bisa lebih siap lagi,” harapnya.

Sesuai rencana, pelaksanaan UNBK untuk SMPN 1 Sipik akan digelar tiga shift. Sebab, perangkat komputer yang tersedia secara keseluruhan hanya 75 unit termasuk cadangan.

“Itupun sudah meminjam milik sekolah lain, karena fasilitas sekolah baru 30 unit,” ucapnya. [metrotabagsel.com]


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut