800-an Personil Polisi Dikerahkan Untuk Mengamankan Pemilu Tapsel


0

TAPSEL – Dalam rangka mengamankan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 9 April 2014 mendatang, Kepolisian Resort (Polres) Tapsel akan mengerahkan 800-an personil.

Sejumlah personil itu akan mengamankan pemungutan dan perhitungan suara pada pelaksanaan Pemilu di wilayah hukumnya, yaitu Kabupaten Tapsel, Paluta dan Palas.

“Untuk pengamanan Pileg, kita kerahkan 800-an personil, termasuk personil BKO dari Polda Sumut dan Detasemen C Brimobdasu,” terang Kapolres Tapsel AKBP Abdul Rizal A Engahu SIK MSi, saat meninjau kesiapan logistik Pemilu di KPU Tapsel, Kamis (3/4).

Saat melakukan peninjauan ke gudang KPU di Jalan Williem Iskandar, Sadabuan, Kota Psp itu, Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol M Simanjuntak, Kabag Sumda Kompol TB Pane, Kasat Lantas AKP Abdi Abdullah SH dan Kasat Intelkam AKP R Sihotang.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dijaga oleh dua personil. Namun dua personil tersebut bertanggung jawab terhadap 1 sampai 10 TPS, tergantung lokasi dan medannya.

“Untuk pengamanan TPS, kita gunakan format badai sistem. Setiap personil punya seorang patner dan mereka bisa ditugaskan untuk mengamankan 1 sampai 10 TPS. Jumlah TPS yang diamankan tergantung situasi dan medannya,” jelasnya.

Sebelum meninggalkan gudang KPU Tapsel, Kapolres menyebutkan bahwa hingga saat ini persiapan pelaksanaan pemungutan suara di wilayah hukumnya aman dan terkendali. Tentang tindakan terhadap pengacau Pemilu nantinya, Abdul Rizal menyebutkan, semua sudah ada Standar Operasi Prosedurnya (SOP).

“Sudah ada aturannya, yang jelas kita perketat pengawalan kotak suara dari TPS, PPS, PPK, hingga ke KPU,” jelasnya.Menurut AKBP Abdul Rizal A Engahu, Polri ditugaskan untuk mengamankan dan memperlancar pelaksanaan Pemilu. Menciptakan kondusifitas Kambtibmas, sehingga warga merasa aman dan nyaman untuk menggunakan hak suaranya.

Kepada seluruh personil yang ditugaskan mengamankan TPS, Kapolres memerintahkan untuk tetap menjaga netralitas. Jangan pernah terlibat atau mau diajak terlibat dalam politik praktis, apalagi berbuat hal-hal yang tidak dibenarkan hukum. (ran) (Metrosiantar.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut