APK Caleg Belum Ditertibkan, KPU Palas Ngaku Tak Punya Dana


0

PALASAlat Peraga Kampanye (APK) masih ramai menghiasi setiap sudut dan persimpangan jalan di beberapa wilayah di Kabupaten Palas antara lain di Kota Sibuhuan dan Jalan Baginda Soaduon, Kecamatan Barumun. KPUD Palas mengaku tak punya dana melakukan penertiban.

Komisoner KPUD Palas Divisi Hukum dan Pengawasan Indra Syahbana Nasution saat dikonfirmasi, Senin (17/2) menyebutkan, pihaknya bersama Panwaslu dan Pemkab Palas belum melakukan penertiban terkait APK yang melanggar. Meski demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Panwaslu Palas serta Pemkab guna menentukan hari penertiban.

Selain itu, Indra juga mengatakan bahwa keterlambatan KPUD dan Panwaslu selama ini melakukan penertiban terkendala pada dana. Pasalnya kedua pihak tersebut tidak ada menampung anggaran untuk penertiban APK, sehingga pelanggaran pemasangan APK yang terjadi tidak dapat ditertibkan.

“Kita sudah melakukan koordinasi ulang oleh KPUD yang baru bersama Panwaslu dan Pemkab menentukan waktunya kapan akan ditertibkan. Jadi selama ini tidak ada penertiban karena tidak ada anggaran yang ditampung, baik itu di KPU atau Panwaslu makanya tidak ditertibkan,” jelasnya.

Rahmat Efendi Siregar SS, Komisoner KPUD Divisi Logistik juga menambahkan bahwa jalan protokol yang merupakan salah satu titik zona terlarang pemasangan APK, adalah Jalan KH Dewantara sesuai hasil koordinasi bersama Pemkab. Namun kenyataannya sepanjang jalan ini banyak diramaikan APK dengan berbagai ukuran. Dan hingga kini tidak tersentuh, bahkan semakin bertambah.

“Untuk jalan protokol sesuai hasil koordinasi kita yakni Jalan KH Dewantara itu,” katanya.
Fahmi Hasibuan, salah satu pemerhati Pemilu di Kabupaten Palas kepada METRO mengatakan, pemasangan APK di Palas seolah tidak punya aturan. Sehingga para caleg bebas memasang APK berupa baliho, banner, spanduk, stiker dimana tempat yang disuka dan tempat-tempat strategis yang mudah dilihat.

Akibatnya, pemasangan APK terkesan amburadul. Menurut Fahmi, Pemilu Legislatif di Pemkab Palas juga terkesan tidak ada aturan, sehingga sekian banyak pelanggaran dalam pemasangan APK, pihak terkait hanya tutup mata.

“Jangankan di sepanjang jalan atau persimpangan, bahkan tempat-tempat umum yang jelas-jelas sudah menyalahi aturan yang ditentukan masih tetap saja terpasang dan tidak tersentuh. Dan hingga kini pihak terkait yakni Panwaslu bersama Pemkab belum kunjung melakukan penertiban juga, padahal pelanggaran pemasangan APK sangat banyak dan amburadul, jadi dimana kewenangan mereka,” jelas Fahmi. (tan) (metrosiantar)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut