Realisasi Serapan Dana Desa Tapsel 2018 sudah 100 Persen Tersalurkan


1
10 shares, 1 point
Realisasi Serapan Dana Desa Tapsel 2018 sudah 100 Persen Tersalurkan
Dari atas pentas sebelah kiri Bupati Tapanuli Selatan dihadapan seribuan jamaah yang hadir dalam pengajian BKMT Kecamatan Sayur Matinggi menyampaikan tegas khususnya para kepala desa di wilayah itu secara umum untuk tidak bermain-main anggaran Dana Desa, demikian juga dengan laporan penggunaannya (Antaranews Sumut/Kodir)

Tapanuli Selatan – Kabupaten Tapanuli Selatan dalam serapan atau realisasi Dana Desa termen satu sampai termen tiga tahun 2018 sudah seratus persen tersalurkan.

“Informasi baru empat Kabupaten/Kota di Sumut yang 100 persen menyalurkan dana desanya dari RKUD (Rekeneing Kas Umum Daerah) ke RKD (Rekening Kas Desa),”kata Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu.

Ia menyampaikan itu pada saat menghadiri pengajian akbar BKMT Miftahul Jannah Kecamatan Sayur Matinggi daerah itu, Kamis (20/12) sore, yang dihadiri seribuan jamaah termasuk Kepala Desa, Camat, Forkopimka.

Ia mengatakan, visi misi Pemkab Tapanuli Selatan mewujudkan masyarakat sehat, cerdas dan sejahtera sangat selaras Nawacita ketiga Presiden – Wakil Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) – Jusuf Kalla (JK) yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

Penguatan daerah dari pinggiran atau pedesaan dengan diterbitkannya Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang pelaksanaannya diatur dalam PP 43 Tahun 2014.

Dijelaskannya, tahun 2015 Pemerintah Pusat sudah menggelontorkan Dana Desa bersumber APBN yang harapannya dapat dikelola dengan baik oleh unsur pemerintahan desa untuk kemajuan dan kemandirian desa.

Pemerintah Pusat pada Tahun 2019 mendatang juga akan mensubsidi seluruh Kelurahan melalui Dana Kelurahan. “Karenanya, kita pantas bersyukur dan beterimakasih atas pogram baik Pemerintah Pusat ini,”katanya.

Jangan jadi Ajang Olah Mengolah

Dalam kesempatan tersebut Bupati meminta seluruh Kepala Desa/Lurah agar dalam melaksanakan menjalankan seluruh program Dana Desa / Dana Kelurahan nantinya bisa dengan baik, sesuai aturan dan peruntukkannya.

“Jangan pula nantinya sampai Dana Desa/Dana Keluarahan sebagai ajang “olah mengolah” yang pada gilirannya akan dapat melahirkan masalah,” katanya seraya terkait seluruh laporan Dana Desa 2018 bupati menekankan agar tepat waktu.

Dikatakannya jauh sebelum program Dana Desa ada, Kabupaten Tapanuli Selatan sebenarnya sudah terlebih dahulu melaksanakan program Alokasi Dana Desa (ADD) dan Alokasi Dana Kelurahan (ADK) bersumber APBD Kabupaten.

“Jumlahnya cukup signifikan sebagai penopang pembangunan di seluruh 212 Desa dan 36 Kelurahan yang ada di wilayah Tapanuli Selatan,”sebutnya.

Bahkan ia sampaikan rasa syukur bahwa sesuai evaluasi daerah dan penilaian pimpinan atasan pelaksanaan Dana Desa/Alokasi Dana Desa/Kelurahan selama ini di Tapanuli Selatan cukup berlangsung baik dan taat azas.

“Kiranya seluruh Pemerintahan Desa/Pemerintahan Kelurahan kedepan untuk dapat mempertahankan bahkan meningkatkan capaian prestasi ini, utamanya untuk menjadikan Desa-desa dan Kelurahan se-Kabupaten Tapanuli Selatan lebih baik dan lebih maju lagi,”pintanya. (Antara Sumut)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
1
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut

0 Comments