Dirjen Otda Minta Pemkab Tawarkan Aset ke Pemko


0

SIDIMPUAN– Pemkab Tapanuli Selatan diminta terlebih dulu menawarkan aset ke Pemko Psp. Kemudian jika Pemko merasa keberatan, maka bisa untuk ditukar guling (ruislagh) dengan dilelang kepada pihak ketiga.

Hal itu terdengar pada rekaman yang diputar Anggota DPRD Tapsel Borkat SSos MM di hadapan METRO, Selasa (12/11) Menurut Borkat, itu adalah pembicaraan Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Sekretaris Dirjend Otda) DR Susilo MH dengan Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, Wali Kota Psp Andar Amin Harahap, Bupati Palas Ali Sutan Harahap (TSO), Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, Wakil Bupati Paluta Riskon Hasibuan dan Anggota Komisi III DPRD Tapsel Borkat, yang datang membawa kelengkapan berkas pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumtra) akhir pekan lalu di Jakarta.

“Jika pusat perkantoran Pemkab Tapsel pindah ke Sipirok, aset yang ada sekarang jangan langsung ditukar guling atau dilelang ke pihak ketiga. Bicarakan dulu dengan Pemko Padangsidimpuan sebagaimana pembicaraan antara ayah dengan anak,” seperti yang terdengar pada rekaman.
Selanjutnya Borkat mengatakan, memang tujuan utama mereka berangkat saat itu terkait Provinsi Simatera Tenggara, namun sempat disinggung mengenai aset Pemkab di Kota Padangsidimpuan.

“Sekretaris Dirjend Otda juga menyinggung tentang aset Pemkab Tapsel yang kini berada di wilayah Pemko Padangsidimpuan. Beliau meminta agar dilakukan pembicaraan antara G to G (govermant to govermant),” kata Borkat.

Pada rekaman itu, orang yang disebut-sebut Borkan sebagai Sekretaris Dirjend Otda menyatakan, tidak ada halangan apapun jika seandainya Pemkab Tapsel meruislagh atau melelang asetnya ke pihak ketiga. Namun jika ditinjau dari sisi etika dan sistim pemerintahan, seharusnya ditawarkan dulu ke Pemko Psp.

“Pemkab Tapsel dan Pemko Psp itu sama-sama pemerintah atau negara, posisinya ibarat ayah dengan anak. Untuk apa dijual ke pihak ketiga jika ternyata si anak mampu membelinya. Tetapi harus dilandasi kesepakatan kedua pihak,” terdengar lagi dari rekaman tersebut.

Selanjutnya terdengar suara dari pihak Pemkab Tapsel yang menyebut peralihan aset ini sedang dibicarakan dengan Pemko Psp. Pemkab Tapsel juga setuju dengan Kemendagri, tim kecil di kedua pihak sudah dibentuk dan sedang membahasnya.

Sikap Pemkab Tapsel dengan Pemko Psp tentang aset itu, juga didukung anggota Komisi III DPRD Tapsel Borkat MM. Dia mengapresiasi Sekjend Otda yang lebih dulu membuka pembicaraan tentang aset di pertemuan itu. “Padahal kita hanya mengantar kelengkapan berkas usul pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara,” katanya.

Sementara itu Wali Kota Psp Andar Amin Harahap ketika dikonfirmasi mengenai hal itu mengatakan, apa yang dikatakan Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Sekjend Otda)  DR Susilo MH waktu itu, menurutnya hanya guyonan semata.

“Tidak ada pembicaraan itu (soal aset), hanya canda Pak Susilo saja itu, karena dilihatnya waktu itu Kami (5 kepala daerah) begitu kompak dan akrab sekali,” terang Walikota. (mag01)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut