DPR-RI desak Pemkab Tapsel relokasi makam


0

Sipirok – DPR-RI mendesak Pemkab Tapanuli Selatan untuk segera bisa merelokasi sisa makam yang ada di lahan negara, komplek perkantoran Bupati, Sipirok.

“Lebih cepat lebih baik,” ujar Ketua Komisi II DPR-RI Rambe Kamaruzzaman saat hadir kunjungan kerja di Tapanuli Selatan, kemarin.

Percepatan direlokasinya makam yang posisinya diatas areal asset negara itu guna akselerasi pembangunan.

Ada puluhan lagi sisa makam belum dipindahkan dari lahan berada antara kantor DPRD dan Kantor Bupati, di Danau Situmba, Janji Mauli, Sipirok itu.

Pemerintah daerah sudah merencanakan lokasi bekas makam akan dijadikan sebagai ruang taman demokrasi.

“Ada sekitar 271 hektare luas lahan perkantoran Pemkab Tapanuli Selatan yang sudah menjadi asset negara di wilayah itu,” ujar Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu menimpali.

Bahkan,  prosesnya panjang, itupun setelah diberikan lahan pengganti lebih kurang 277 hektare  di kawasan Marancar dan Batangtoru.

Diungkapkan Syahrul, Tahun 2013 silam Pemkab Tapanuli Selatan sudah merelokasi 60 makam, tambah 2016 ada 60 makam lagi yang dipindahkan, dan sekitar 80 makam yang tersisa.

“Artinya sudah lebih banyak makam yang sudah dipindahkan kelokasi baru yang disiapkan pemerintah dari pada makam tersisa, sebagai konsistensi kita,” terang Syahrul.

Baru-baru ini juga seluruh 8 fraksi DPRD Tapanuli Selatan juga sudah mendesak pemerintah untuk segera merelokasi makam yang tersisa.

Komisi II DPR-RI salah satu membidangi politik pemerintahan memandang perlu penyelesaian asset asset negara termasuk soal lahan dan keberadaan makam di Sipirok yang sudah merupakan keputusan hukum negara.

“Soal perkantoran Pemkab Tapanuli Selatan, Jangan ragu ambil keputusan, apalagi sudah sesuai aturan negara silahkan eksekusi,” tegas Rambe lebih lanjut.

Kalau ada yang menghalangi¬† berarti dia sama hal menghambat pembangunan pemerintah,”ini sudah inkrah kepada aparat juga diminta untuk tidak bermain-main,” pinta Rambe lebih jauh.

“Terkait pemindahan makam saya minta aparat untuk tidak mau dipermainkan dan jangan ragu ragu karena itu menyangkut kepentingan lebih 300 ribu jiwa masyarakat Tapanuli Selatan,” kata Rambe. (Juraidi , Kodir Pohan /antarasumut.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut