Erupsi Sinabung diperkirakan berlangsung lama


0

Erupsi SInabungJAKARTA – Tahun ini, Gunung Sinabung diperkirakan akan menggeliat lebih hebat dan lebih lama dibanding gejala tahun 2010. Gunung Sinabung mengalami letusan hebat pada 1.200 tahun lalu.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM Hendrastro mengatakan, banyak warga setempat masih belum memahami bencana gunung meletus yang terjadi saat ini.

“Karena sudah 1.200 tahun tidak meletus, jadi masyarakat panik ketika kejadian saat ini,” ujarnya kepada wartawan di kantor Sekretariat Negara, hari ini.

Selama petugas memantau lokasi bencana, banyak isu-isu miring yang tersebar di masyarakat setempat. Informasi tanpa fakta jelas itu membuat panik masyarakat. “Kami ini sosialisasi jalan terus dan ada media center di sana, jadi lumayan sekarang sudah bisa mengerti,” ujarnya.

Sampai saat ini, menurutnya, PVMBG belum dapat memastikan kapan erupsi Sinabung akan berhenti. Gunung Sinabung sendiri masih berstatus awas dengan radius steril masih 5 kilometer dari puncak gunung. “Sekarang,  titik keluar abu ada di kawah selatan dua lubang dan tengah satu. Ada sinar api dari kawah selatan itu,” katanya.

Masyarakat yang berada di pengungsian diminta bersabar karena diperkirakan erupsi yang terjadi akan berlangsung lama.

Hendastro mengatakan pemantauan yang dilakukan masih menunjukkan tingkat kegiatan vulkanik yang masih tinggi. Apalagi pada dua hari belakangan, aktivitas tersebut justru meningkat termasuk gempa.

“Dari data yang terekam sampai saat ini kondisi Sinabung gempa vulkaniknya masih terekam dengan intensitas dua hari belakangan ini meningkat. Jadi potensi letusan Gunung Sinabung masih ada,” katanya.

Karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Sinabung terutama para pengungsi diharapkan bersabar. Ia pun tidak bisa memberikan jaminan waktu pasti Gunung Sinabung benar-benar aman kembali.

Dengan aktivitas gunung yang masih terekam, setidaknya ancaman masih ada bahkan hingga radius 5 km. Ia menjelaskan kondisi saat ini masih berbahaya.

Aktivitas erupsi abu yang disertai awan panas masih berpotensi terjadi. Dikatakannya, material awan panas dan lontaran material pijar dapat membahayakan keselamatan manusia. Abu letusan pun bisa mengganggu kesehatan dan merusak lingkungan.

“Kegempaan masih didominasi oleh gempa vulkanik, letusan, hembusan, dan getaran tremor vulkanik yang mencerminkan tingkat aktivitaas vulkanik masih tinggi. Potensi terjadinya banjir lahar masih tinggi, dikarenakan curah hujan tinggi. Potensi longsor di lereng gunung masih tinggi. Pemantauan secara instrumental lainnya masih menunjukan tingkat kegiatan vulkanik masih tinggi. Kesimpulannya masih dalam status Awas,” katanya.

Di tempat yang sama, Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam Andi Arief mendesak pemerintah daerah setempat untuk segera membentuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hal tersebut guna memastikan penanganan bencana tersebut dapat dilakukan dengan baik. “Apalagi infonya, aktivitas gunung Sinabung masih akan berlangsung lama,” katanya. (Waspada)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut