Gaji Kepala Desa di Tapsel Naik Menjadi Rp 3 Juta per Bulan


1
21 shares, 1 point
Gaji Kepala Desa di Tapsel Naik Menjadi Rp 3 Juta per Bulan
Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu (kanan) dihadapan ratusan kepala desa pada rapat koordinasi menyangkut program pembangunan 2019 (Antaranews Sumut/Kodir)

Tapanuli Selatan – Kenaikan gaji para kepala desa (Kades) hingga mencapai Rp3 juta per bulan pada masa kepemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) patut disyukuri yang merupakan satu perhatian.

“Karenanya saya minta seluruh Kades dalam menjalankan program dana desa nantinya bisa dengan baik,”pinta Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu.

Penekanan itu disampaikan Bupati pada rapat koordinasi dengan seluruh Kades yang dihadiri Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib.

“Di 2019 diharap lebih ke pemberdayaan dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat desa, karena sejak awal dana desa 2015 – 2018 sudah banyak fokus ke fisik, searah keinginan Jokowi termasuk kenaikan honor Kades,” ujarnya.

Diingatkan kembali bahwa dana desa perwujudan nawacita ketiga kabinet pemerintahan Jokowi yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka NKRI.

“Pada hakekatnya, pemerintah Indonesia itu adalah satu, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota hingga pemerintah desa yang harus selalu tegak lurus,”katanya.

Sementara Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib mengatakan kalau dikepolisian ada dikenal yaitu program Promoter (profesional, modern dan terpercaya). Mulai instruksi Kapolri ke para Kapolda, lanjut ke Kapolres, ke Kapolsek sampai ke Bhabinkamtibmas.

“Kehadiran kepolisian di tengah-tengah masyarakat bersinergi dengan pemerintah untuk menciptakan rasa aman, sehingga program pembangunan pemerintah mulai pusat sampai daerah/desa berjalan baik dengan harapan kesejahteraan masyarakat meningkat,”jelasnya.

Di kesempatan itu keduanya Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu dan Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Adib sepakat mengatakan bahwasanya semua kita berkewajiban untuk meluruskan berita menyesatkan atau hoax.

“Hoax tidak boleh dipelihara, apalagi yang sampai menyudutkan pemerintah yang menyatakan pembangunan tidak ada..ini perlu diluruskan,”tegas Syahrul dalam rapat koordinasi yang dihadiri Wakil Bupati Tapsel Aswin Efendi Siregar, Sekda Tapsel Parulian Nasution, dan pejabat lainnya termasuk para Camat se Tapanuli Selatan. (Antara Sumut)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
2
Kaget
Keren Keren
1
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut