Gubsu desak aparat tindak pelaku pengalih fungsi hutan, khususnya di Tapsel


0

Tapanuli Selatan – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi mendesak aparat penegak hukum, terutama pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku perabahan hutan terutama illegal logging yang masih marak terjadi di berbagai daerah di Sumatera Utara, khususnya di Tapanuli Selatan (Tapsel).

“Perambahan dan pengalih-fungsian lahan tanpa memiliki izin resmi dari pemerintah merupakan tindakan ilegal dan harus diberi efek jera karena telah menimbulkan kerusakan,” ujar Tengku Erry Nuradi kepada wartawan pada acara peresmian Kolam Renang Lala Sari Dewi, Sabtu (13/5) di komplek Kaisar Water Boom, Poken Jior, Kecamatan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan.

Aparat kepolisian dan pihak terkait harus menindak tegas pelaku perambahan dan pengalih-fungsian hutan yang terjadi di berbagai daerah.

Aek Sabaon, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapsel salah satu kawasan hutan yang kini sudah beralihfungsi.

Bila perusakan hutan tidak dihentikan dapat menimbulkan bencana seperti yang terjadi di Kota Padangsidimpuan, Tapsel dan Mandailing Natal baru baru ini.

Untuk itu Gubsu berharap kepada aparat kepolisian dan pihak terkait mengambil langkah nyata yang dapat memberi efek jera terhadap illegal logging baik yang ada di Tapsel maupun di daerah lainya.

“Tangkap pelakuknya agar memberi efek jera,” imbuh Ery Nuradi.

Sementara itu, Wadir Binmas Polda Sumut Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Parluatan Siregar mengatakan, pemberantasan dan pencegahan illegal logging menjadi salah satu focus utama Presiden Joko Widodo.

“Pihak kepolisian dan masyarakat harus bersama-sama menjaga hutan, karena sudah menjadi salah satu fokus utama program pemerintahan Joko Widodo,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Tapsel Naswardi Sihaloho mempertanyakan hasil kerja tim investigasi yang dibentuk untuk mengungkap penyebab banjir bandang di Kota Padangsidimpuan.

“Kami dari DPRD mempertanyakan hasil kerja tim investigasi dari Polres Tapsel itu, karena sampai saat ini belum ada dipaparkan kepada publik,” ujarnya.

Dia juga mendukung pernyataan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi yang mendesak pihak penegak hukum (polisi) agar menindak pelaku perambahan dan pengalihfungsian lahan di Sumut, terutama di Tapsel.

“Sangat wajar seorang gubernur mendesak pihak kepolisian untuk menindak pelaku perambahan dan pembukaan kawasan, terutama di Tapsel,” tandasnya. [medanbisnisdaily.com]


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut