Guru Amelia Nasution tak bermaksud mengintimidasi


0

Padangsidimpuan – Salah seorang guru yang diduga ikut mengintimidasi Amelya Nasution, 19, siswa SMK Negeri Kota Padangsidimpuan, KS, mengaku tidak bermaksud seperti itu.

Dia hanya mempertanyakan alasan sejumlah siswanya, termasuk Amelya membuat status di Facebook yang menyebutkan ada kebocoran soal dalam pelaksanaan ujian akhir sekolah (UAS).

“Saya cuma mempertanyakan sikap mereka yang tega membuat status tersebut di media sosial, bukan ada yang lain. Suara saya memang keras dan lantang dalam mendidik siswa karena sudah sejak kecil seperti itu,” kata KS ketika ditemui di SMK Negeri 3 Kota Padangsidimpuan, di Silandit, Selasa (18/4).

KS menceritakan, saat berbicara dengan tiga siswanya, yakni Iddiyah Annur, 19; Rinni Anriani, 19; dan Amelya Nasution, 19, Amelya hanya diam.

Dia banyak berbicara kepada Iddiyah Annur karena siswi tersebut yang membuat status kebocoran soal UAS di Facebook. “Saya hanya bertanya kepada almarhum (Amelya), di mana orang tuanya,” ucapnya.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Kota Padangsidimpuan menerangkan, KS menjadi terlapor atas dugaan intimidasi terhadap ketiga siswinya, hingga menyebabkan Amelya nekat bunuh diri.

Polisi akan terus menyelidiki kasus itu. Sementaraitu, IddiyahAnnur mengungkapkan, sikap KS sebagai seorang tenaga pendidik di sekolah itu kerap membuat takut sejumlah siswanya.

Selain suaranya keras, KS disebut sering menunjuk- nunjuk ketika berbicara kepada siswa. Begitu juga ketika dia bersama Rini Anriani dan Amelya Nasution dipanggil ke ruangBK, suaraKS saat berbicara cukup kuat.

“Ibu itu sering membentak- bentak siswa, makanya saat dia masuk, saya langsung takut,” ucapnya. [koran-sindo.com]


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut