Harga Getah Karet di Madina Naik Tipis


0

Panyabungan – Para petani karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai semangat dan gembira. Pasalnya, dua hari terakhir ini harga penjualan getah karet di tingkat petani di beberapa pasar lelang karet yang ada di Madina bergerak naik meskipun hanya berkisar Rp 700/kg hingga Rp 1.000/ Kg.
“Sehingga harga yang semula hanya berkisar Rp 7.000/kg naik menjadi Rp 7.700/kg hingga Rp 8.000/kg,” kata Edy Nasution petani karet di Panyabungan, Kecamatan Panyabungan, Madina, kepada MedanBisnis, Jum’at (4/4).

Edy mengatakan, petani karet sempat terpukul pascaanjloknya harga mencapai level Rp 7.000/kg. Saat ini, katanya, mulai sedikit bergembira dengan adanya tren naik pada harga penjualan.

“Pada waktu penjualan kita di level Rp 7.000/kg itu sangat terlihat kelesuan para petani ketika pulang dari pasar lelang karet. Namun pada penjualan kita hari ini ada sedikit kegembiraan terbersit dari wajah petani, meskipun belum gembira betul,” ujarnya.
Begitu juga dengan pengakuan Andalah petani lainnya. Dia sempat tidak menderes pada saat harga getah karet hanya mencapai Rp 7.000/Kg.

“Memang waktu harga Rp 7.000/kg itu saya sendiri tidak menderes, menunggu harga naik. Dan mudah – mudahan kita mendengar harga bergerak naik sayapun akan kembali menderes,” katanya.

Hanya saja dia tetap berharap untuk ke depannya harga terus bergerak naik agar pekerjaannya sebagai petani karet tidak mengalami kerugian.

“Harga Rp 8.000/kg itu sebetulnya belum bisa memenuhi kebutuhan hidup. Petani tidak merugi kalau harga getah karet itu paling rendah Rp 10.000/kg,” katanya. (zamharir rangkuti)  (MedanBisnisDaily.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut