Harga getah karet di Tapsel murah, 10 kilo hanya bisa beli 1 tabung beras


0

Tapanuli Selatan – Di Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan harga jual getah karet seberat 10 kilogram setara dengan membeli 1 tabung (4 kilo) beras.

“Itulah kondisi yang kami alami saat ini,” keluh Nasaruddin Dalimunthe (60) bertani karet di Desa Pasir Matogu, Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat.

Kondisi tersebut sudah berlangsung lama namun sejak memasuki awal Tahun 2017 harga semakin anjlok,”memang berapa bulan terakhir sempat naik Rp 10 ribu sayang cuma sebentar  turun lagi ke Rp 4 ribu,”sebutnya.

“Dengan harga jual perkilonya Rp 4 ribu sebenarnya merugi tetapi apa boleh buat karet sebanyak 250 batang miliknya terpaksa harus di deres demi kebutuhan,”ungkapnya.

Dia mengatakan perharinya dari deresan karetnya yang 250 batang tersebut cuma bisa menghasilkan 10 kilogram getah karet, lalu dalam tempo tiga hari dijual kepada pengumpul seberat 30 Kg seharga Rp 120 ribu.

Penghasilan tersebut dibanding kebutuhan sudah sangat sulit dalam arti tidak bisa menyisahkan hasil penghasilan (menyimpan), sebab, kebutuhan beras mereka dalam tiga hari lebih dari satu tabung (satu tabung 4 kilo beras), belum lagi untuk lauk dan lainnya.

Meski mengaku pasrah akan keadaan namun Nasaruddin berharap harga getah karet masih bisa naik minimal kata dia Rp 8 ribu agar bisa menyimpan.

“Jangankan untuk mikirin buat kebutuhan lebaran nanti, dengan keadaan ekonomi saat ini cukup cukup membutuhui makan keluarga saja sudah sangat kita sukuri,”sebutnya.

Terpisah Kepala Desa Pasir Matogu Iswandi Siregar ditemui Antara mengatakan mayoritas kehidupan warganya bergantung kepada lahan pertanian dan perkebunan.

Menurut dia rendahnya harga komoditi karet Rp 4 ribu per kilo  menyebabkan masyarakat yang bergantung kepada tanaman karet harus banting stir mencari pekerjaan tambahan.

Sementara kepada Ketua Komisi VII DPR-RI Gus Irawan Pasaribu ketika baru baru ini reses di wilayah Tapanuli Selatan juga menerima banyak masukan soal anjloknya harga getah karet tersebut.

“Intervensi pemerintah soal harga karet sudah memang sangat dibutuhkan mengingat masyarakat khususnya di wilayah Tapanuli Bagian Selatan banyak bergantung kepada karet,”sebut Gus dalam keterangan Persnya  saat itu. [antarasumut.com]


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut