Harga Karet dan TBS di Paluta Sudah Stabil


0

Paluta –  Memasuki bulan Maret, harga karet dan tandan buah sawit yang merupakan komoditas andalan petani di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) masih belum mengalami perubahan dari harga minggu sebelumnya, yakni masih berada di kisaran Rp 6.500 per kilogram. Sedangkan harga tandan buah sawit (TBS) juga masih berada di kisaran Rp1.850 per kilo.

M Yunus Daulay (32) petani karet Desa Siunggam, Kecamatan Padang Bolak, mengatakan, harga getah karet belum mengalami perubahan dalam sepekan terakhir ini dan harganya masih tergolong stabil. “Masih belum berubah harga getah, sama seperti minggu sebelumnya,” ujarnya, Jumat (7/3).

Menurutnya, kondisi harga getah untuk minggu ini masih seperti minggu lalu. Saat ini harganya masih sangat jauh dari harapan petani di tengah-tengah tingginya kebutuhan hidup seperti sekarang ini. Lanjutnya, kondisi cuaca yang sedang musim hujan seperti ini sudah sangat memungkinkan untuk melakukan pemupukan namun dengan kondisi harga seperti saat ini membuat masyarakat tidak bergairah untuk merawat serta memupuk tanaman karetnya ditambah lagi dengan harga pupuk yang cukup tinggi.

“Sebenarnya sudah cocok ini untuk memupuk, tapi karena harganya murah sekali jadi membuat kita seperti tidak bergairah untuk memupuknya, sebab harga pupuk mahal,” ungkapnya. Lain halnya dengan harga TBS, meskipun tidak mengalami perubahan namun harga ini sudah tergolong tinggi dan sangat membantu petani sawit.

Usman Harahap (30) petani sawit asal Desa Sibatang Kayu, Kecamatan Padang Bolak mengatakan kondisi harga sawit saat ini sudah sangat membuat para petani semakin bergairah, tersenyum dan semangat untuk mengolah dan memelihara tanaman sawitnya, namun seiring melonjaknya harga buah kelapa sawit justru para petani mengalami kelangkaan buah.

Usman Harahap yang biasanya memanen kelapa sawit per panen biasanya menghasilkan buah kelapa sawit sebanyak 1,5 ton namun belakangan terakhir kebunnya hanya menghasilkan 300 hingga 500 kilogram.  “Masih seperti harga minggu sebelumnya, tapi ini sudah lumayan dan sangat membantu kita,” ujarnya. (ong) (Analisa)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut