Harga Tomat di Panyabungan Turun


0

Panyabungan – Sepekan terakhir harga tomat di tingkat petani yang ada di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mengalami trend turun menjadi Rp 2.500/kg dari sebelumnya Rp 4.000/kg. Terjadinya penurunan harga ini menurut petani diperkirakan akibat panen besar dari beberapa daerah di kabupaten itu. “Sehingga harga tomat menjadi turun,” kata Holmes seorang petani tomat kepada MedanBisnis, Kamis (28/8).

Dikatakan, akibat turunnya harga tomat tersebut petani mengalami kerugian. Sebab, penjualan hasil panen tidak sesuai lagi dengan biaya yang telah mereka keluarkan.
“Kita pun kaget harga anjlok pas melaksanakan panen. Padahal sebelumnya kita masih sempat menjual tomat hasil panen sebesar Rp 4.000/kg, apalagi pada saat menjelang Hari Raya kemarin sempat mencapai Rp 5.000/kg,” ujarnya.

Menurutnya, harga jual tomat tidak bisa diperiksi oleh petani, karena terkadang harga sudah naik tiba – tiba sudah turun. Hal ini tentunya sangat merugikan bagi petani, sebab harga sewaktu melaksanakan penanaman harganya bagus pas penen harga turun.

“Kondisi harga yang tidak pernah stabil memang selalu menjadi dilema bagi kita, karena itu besar harapan pemerintah menciptakan agar harga stabil. Sehingga ke depannya petani tomat di daerah Madina bisa menikmati hasil untuk menopang ekonomi keluarga,” harapnya.

Midah Nasution seorang pedagang sayur mayur di Pasar Pagi Gunungtua, Kecamatan Panyabungan mengatakan, harga tomat mengalami penurunan dari sebelumnya. “Ya harga akan turun jika pasokan tomat dari petani banyak masuk kepada pedagang, seperti ketika penen serentak. Harga sebelumnya sempat menembus Rp 6.000/kg, namun mengalami penurunan hingga sekarang kita menjual sekitar Rp 3.000/kg – Rp 4.000/kg,” katanya. (zamharir rangkuti) (MedanBisnisDaily)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut