Jalinsum Batu Jomba Sipirok Tak Layak Dilintasi


0
Kondisi jalan Batu Jomba tak layak dilalui, pemerintah diharapakan secepatnya mengambil langkah perbaikan. (Amran Pohan/Metro Tabagsel)
Kondisi jalan Batu Jomba tak layak dilalui, pemerintah diharapakan secepatnya mengambil langkah perbaikan. (Amran Pohan/Metro Tabagsel)

TAPSEL – Para pengguna jalan menyebutkan kondisi Jalinsum Batu Jomba di Bulu Payung, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tak layak dilalui. Pemerintah harus secepatnya membenahi fasilitas umum milik negara tersebut, sebelum menelan korban jiwa di masa mendatang.

“Kita sangat menyayangkan, kondisi jalan negara yang seperti ini, seolah dibiarkan tanpa perhatian yang jelas, padahal status jalan ini adalah jalan negara, tapi kondisinya setiap tahun hanya seperti ini,” sebut salah seorang pengguna jalan Usdek Nababan (43), warga Siborongborong, Kabupaten Taput.

Disebutkan, dari kondisi di lapangan, penyebab utama terperosok dan jatuhnya bus ALS ini adalah akibat kondisi Jalinsum yang tidak layak lagi dilalui. Pada saat melintas, badan jalan sudah berulang-ulang longsor dan hanya menyisakan lebar sekitar dua meter. “Kalau memang tidak layak atau sangat membahayakan untuk dilalui, seharusnya jalur jalan ini ditutup saja. Jangan dibiarkan para penguna jalan menyabung nyawa saat melintasi fasilitas negara yang terkesan dibiarkan seperti ini,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disebutkan warga setempat Soleman Siregar (54). Menurutnya, jalur Batu Jomba memang menjadi momok yang menakutkan bagi pengguna jalan. Pasalnya, kondisi kerusakan jalan semakin lama semakin parah, dan tak diimbangi dengan perhatian dan perawatan. “Jalur Batu Jomba, ini semakin lama semakin membahayakan, perawatan kurang, wajar pengguna jalan selalu merasa terancam saat melintas,” sebutnya.

Dikatakan, terperosoknya bus ALS pada Senin (22/10) lalu, tak lepas dari kondisi jalan yang tak layak lagi untuk dilalui. Di mana badan jalan yang tersisa hanya sekitar 2 meter saja. Itupun tanpa beram. “Di kanan ada jurang sedangkan di kiri ada tebing, posisinya pas pasan, makanya salah sedikit rawan jadinya, apalagi sedikit menikung dan tekstur tanah pada badan jalan sangat labil dan mudah longsor,” ungkapnya.

Pantauan Metro Tabagsel di lokasi jalan rusak dengan panjang sekitar 500 meter tersebut, tampak ada alat berat milik Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) yang stand by. Namun, selama ini terkesan tak berupaya melakukan pelebaran jalan yang menyempit dan mengakibatkan bus tersebut terpeosok dan akhirnya jatuh saat evakuasi. Dengan kondisi tersebut, masyarakat berharap agar pemerintah melakukan perhatian serius dengan kondisi kerusakan jalan Batu Jomba tersebut. (ran) (Metrosiantar)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut