Kasus Penggelapan Ratusan Mobil di Tabagsel, Ada Oknum Caleg jadi Tersangka?


1
7 shares, 1 point
Kasus Penggelapan Ratusan Mobil di Tabagsel, Ada Oknum Caleg jadi Tersangka
Para tersangka kasus dugaan penggelapan dan penipuan mobil saat diperlihatkan kepada awak media dalam rilis kasus tersebut di Polres Tapsel, Rabu (30/1).

Tapanuli Selatan – Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Selatan berhasil membongkar kasus dugaan penggelapan dan penipuan ratusan unit mobil yang diduga melibatkan seorang oknum calon anggota legislatif (Caleg) berinisial PH (42).

Modus yang dipergunakan para pelaku adalah dengan modus rental mobil.

Pria yang merupakan warga Desa Sihopuk Lama, Kecamatan Halongonan Timur, Padanglawas Utara ini diketahui mendaftar calon anggota legislatif di Padangalawas Utara dari Partai Gerindra.

Ia kini ditahan pihak Polres Tapanuli Selatan beserta empat orang tersangka lainnya. PH diduga sebagai satu diantara para penadah mobil yang dijual oleh EN (26), warga Batu Gula Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan.

EN sendiri merupakan tersangka yang diduga menipu sejumlah orang dan menggelapkan ratusan unit mobil milik korbannya tersebut serta menjualnya kepada orang lain.

Sementara itu, Sekretaris DPD Gerindra Sumut Robert L Tobing mengatakan, partainya menunggu proses hukum yang menimpa PH, calon anggota legislatif DPRD Padanglawas Utara 2019-2024 dari Partai Gerindra.

PH diketahui telah berstatus tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan ratusan unit kendaraan roda empat ini. Ia diduga menjadi penadah puluhan unit kendaraan roda empat berbagai merek dari tersangka berinisial EN.

Baca juga: Polres Tapsel Bongkar Sindikat Penggelapan Mobil Dengan Modus Rental

“Kita tunggu proses hukum yang berlaku. Kalau dari klarifikasi dia, dia itu tidak tahu kalau kendaraannya bodong,” kata Robert melalui sambungan telepon, Rabu (30/1/2019).

Robert mengatakan, partainya siap memberi bantuan hukum kepada PH. Namun hingga kini, PH belum menyampaikan permohonan bantuan ke partai.

Di samping itu, Robert juga mengimbau jajaran DPC Gerindra Padanglawas Utara untuk memantau kasus yang menimpa PH. “Kalau peraturan KPU semestinya menunggu status inkrah, oleh karena itu kita tunggu dulu proses hukum ini,” kata Robert.

“Kita ada bidang hukum, kalau diminta kita siap membantu. Tapi saat ini belum ada, jadi sekali lagi kita tunggu saja dulu proses hukumnya. Kita nanti juga minta agar pimpinan cabang di sana untuk memperhatikan kasus ini,” sambung Robert.

Sebelumnya diberitakan, jajaran Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut membongkar sindikat dugaan penggelapan dan penipuan mobil dengan modus sewa. Dalam kasus ini, polisi menangkap lima tersangka dan mengamankan delapan mobil berbagai merek. (Sabar) (SidakNews)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
1
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut