Kelompok Tani Sipirok Butuh Pendampingan yang Optimal


1
24 shares, 1 point
Kelompok Tani Sipirok butuh pendampingan yang optimal
Forum Petani Sipirok (Antara Sumut/Kodir)

Sipirok – Kelompok Tani di Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan membutuhkan pendampingan lebih optimal pihak terkait (dinas pertanian) guna memaksimalisasi hasil-hasil pertanian di daerah ini.

Kebutuhan tersebut muncul di pembahasan Forum Petani Sipirok (FPS), di Desa Poldung Lombang, Sipirok, yang dihadiri sekitar 50 anggota Kelompok Tani yang disponsori PT Meroke Tetap Jaya (MTJ).

Forum ini, kata ketuanya Mara Adil Hutasuhut, di Sipirok, Jumat, rutin satu kali dalam sebulan membahas berbagai persoalan dan masalah yang muncul di tengah masyarakat atau kelompok petani.

Seperti soal pendampingan, dimana, menurut forum, bimbingan pihak pemerintah sangat diharapkan dalam rangka membangkitkan semangat petani dalam mengelola lahan pertaniannya.

“Sipirok tanahnya subur dan menjanjikan hanya saja belum terkelola dengan baik alias ‘tidur’, maklum forum ini orang awam butuh dibina, butuh ilmu, butuh bimbingan,” katanya.

Perhatian dimaksud tata cara mulai dari pengelolaan lahan, menanam, memupuk, merawat hingga proses produksi hasil pertanian yang baik tersebut.

Sementara, Herman Harahap, bendahara (FPS), mengatakan hama monyet yang dinilai sudah membuat rugi petani utamanya di lembah Tor (gunung) Sibual-bulai dan Tor Sibohi juga tidak luput dari pembahasan forum tersebut.

Menurut Herman, forum telah bersepakat dalam waktu dekat akan menyurati pihak terkait sepeti dinas Pertanian, Kehutanan, BBKSDA, Koramil setempat.

“Tujuan FPS membuat surat ini guna meminta kerjasama dan petunjuk tata cara membasmi hama monyet yang dinilai telah mengganggu bahkan merugikan petani,” katanya.

Mara Adil dan Herman optimis dengan adanya pendampingan pihak pemerintah dan terbasminya hama monyet produktivitas hasil pertanian Sipirok bakal bisa meningkat, dan kesejahteraan petani bertambah.

Pertemuan bulanan FPS yang dilaksanakan di tengah kebun milik Sadam Husein Hutasuhut ini kata Mara Adil dan Herman cukup berkesan apalagi secara sukarela PT.MTJ Rantau Prapat menurunkan nara sumber Gagah Harahap dan Hamjah Dalimunthe untuk berbagi ilmu demi kepentingan kemajuan petani Sipirok. (Antara Sumut)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
1
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
1
Suka
Takut Takut
0
Takut