Kondisi korban banjir Sidimpuan, tidur beralaskan karung goni


0

Padangsidimpuan – Hampir sebulan sudah sejak banjir bandang melanda Kota Padangsidimpuan dan menewaskan lima warga. Namun, hingga kini, nasib para pengungsi memprihatinkan.

Mereka masih tidur beralaskan karung goni di ruangan yang terbuka. Salah seorang korban banjir bandang yang rumahnya hanyut diseret air, Ruslan, 57, misalnya.

Karena belum mempunyai tempat tinggal, hingga kemarin dia masih tidur di tempat pengungsian dengan beralaskan karung goni pemberian warga.

Saat hujan, ayah lima anak itu terpaksa harus mencari tempat berteduh karena lokasi penampungan yang ditempatinya pasti terkena hujan. Beruntung, istrinya tidak tidur di tempat itu.

Sejak banjir melanda Kota Padangsidimpuan, dia terpaksa harus berpisah dengan istrinya yang tidur di masjid. “Sejak banjir, kami tidak bisa tinggal di tempat yang sama karena istri saya menginap di masjid.

Kalau masak tetap di sini. Tapi kalau hujan turun, semua alat masak di dapur akan basah sehingga semakin merepotkan istri saya untuk memasak.

Pakaian kami jugaharus dibawa ke masjid untuk menghindari hujan. Makanya kami cukup menderita selama di sini,” ungkap Ruslan, Selasa (18/4).

Dia berharap pemerintah setempat memperhatikan kondisi para korban banjir bandang. Mereka juga belum memiliki penghasilan yang cukup untuk membangun kembali rumahnya yang rusak sehingga terpaksa tetap tinggal di peng-ungsian. Pernyataan yang sama diungkapkan korban banjir bandang lainnya, Suaida, 54.

Saat ini korban banjir menunggu janji pemerintah untuk memberikan dana sewa rumah bagi yang rumahnya hanyut. Warga harus berpisah dengan keluarganya karena rumah mereka tidak ada lagi.

Para perempuan dan anak untuk sementara tinggal di masjid, sedangkan laki-laki tinggal di pengungsian. “Kami menagih janji pemerintah karena sampai saat ini belum ada realisasinya,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Muhammad Isnandar Nasution mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai instansi yang mengetahui kondisi para korban banjir di lapangan.

“Saya tidak bisa memberi banyak keterangan karena harus berkoordinasi dengan BPBD,” ucapnya. [koran-sindo.com]


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut