KPU Madina Bekali Relawan Demokrasi


0
Relawan demokrasi saat mengikuti orientasi dan pembekalan dari KPU Madina, Rabu (27/11).
Relawan demokrasi saat mengikuti orientasi dan pembekalan dari KPU Madina, Rabu (27/11).

MADINAKomisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mandailing Natal menyelenggarakan orientasi tugas dan pembekalan bagi relawan demokrasi yang baru saja terbentuk. Orientasi digelar Rabu (27/11) di Aula KPU Madina, Jalan Merdeka Panyabungan.

Ketua KPUD Madina Agussalam Nasution didampingi Koordinator Divisi Sosialisasi Data dan Informasi Mas Khairani kepada METRO usai acara mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan kepada 15 anggota relawan demokrasi dari lima segmen dan diharapkan nantinya ketika turun ke lapangan dapat menjadi pelopor demokrasi bagi komunitasnya.

“Kita berharap dengan terbentuknya relawan demokrasi ini, partisipasi pemilih meningkat dan menanamkan kesadaran masyarakat pemilih agar sama-sama menggunakan hak pilihnya di Pemilu 9 April yang akan datang,” kata Agus.

Dijelaskannya, partisipasi pemilih selama ini pada setiap momen pemilihan mengalami penurunan. Angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2009 secara nasional hanya 70,99 persen, sedangkan partisipasi pemilih di Kabupaten Madina sebesar 78 persen.

“Sementara persentase pemilih di Madina pada Pilgubsu beberapa waktu lalu, jumlah pemilih yang datang ke TPS hanya 129.886 orang atau 46 persen dari total jumlah 285.009 pemilih,” jelasnya.

“Setiap momen Pemilu jumlah partisipasi semakin menurun, justru tingkat golput yang meningkat dan untuk Pemilu 2014 mendatang kita upayakan menekan angka golput melalui kinerja 15 orang anggota relawan demokrasi. Pekerjaan ini cukup menantang, tetapi saya yakin dengan kesungguhan kita semua khusus bagi relawan demokrasi kita akan mampu menekan angka golput pada pemilu mendatang,” ujarnya lagi.

Disebutkan Agussalam, dari 15 orang anggota relawan demokrasi, ada 5 segmen pemilih strategis yang akan menjadi sasaran sosialisasi relawan demokrasi. Segmen tersebut terdiri dari pemilih pemula, kelompok agama, kelompok perempuan, penyandang disabilitas dan kelompok pinggiran.

“Kita menyadari, tidak semua segmen mampu dijangkau program KPU. Maka, relawan demokrasi inilah yang akan menjadi perpanjangan tangan KPU untuk melakukan pencerdasan demokrasi kepada masyarakat,” tandasnya.

Mas Khairani menambahkan, dalam waktu dekat KPU Madina juga akan turun ke wilayah Siabu dan Pantai Barat untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, kedua wilayah ini dipilih menjadi sasaran sosialisasi karena menurut Mas Khairani kedua daerah ini tingkat partisipasi pemilihnya paling rendah dibandingkan kecamatan lain yaitu hanya sekitar 78 persen sedangkan kecamatan lainnya rata-rata 85 persen. (wan) (metrosiantar)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut