KPU Sidimpuan: 12 Tempat Tak Boleh Dipasangi Alat Peraga


0
Para Komisioner KPU Psp bersama para pengurus partai dan pihak yang terkait saat mensosialisasikan zona pemasangan alat peraga kampanye Pileg dan Pemilu 2014, Rabu (27/11).
Para Komisioner KPU Psp bersama para pengurus partai dan pihak yang terkait saat mensosialisasikan zona pemasangan alat peraga kampanye Pileg dan Pemilu 2014, Rabu (27/11).

SIDIMPUAN – KPU Kota Padangsidimpuan menetapkan 144 zona pemasangan alat peraga kampanye Pileg 2014 di 79 kelurahan dari enam kecamatan yang ada. Namun selain itu, ada juga 12 tempat yang dilarang untuk pemasangan alat peraga tersebut.

Kepada METRO, Kamis (28/11) Ketua KPU Ahmad Rasyid SPd melalui anggota Bidang Sosialisasi Muktar Helmi SPdi menjelaskan, adapun lokasi yang dilarang untuk tempat pemasangan alat peraga kampanye untuk Pileg 2014 sebanyak 12 tempat. Seperti di tempat ibadah, tempat pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas, posyandu), gedung-gedung milik pemerintah, lembaga pendidikan negeri dan swasta, jalan-jalan protokol (Jalan Sudirman/Merdeka, Jalan Imam Bonjol, Jalan SM Raja), taman-taman kota (pagar, pepohonan, median jalan dan trotoar), sarana dan prasarana milik Polri dan TNI, tempat objek wisata, gapura atau gerbang tanda batas wilayah, tugu dan monumen, tiang-tiang (listrik, telepon, traffic light dan rambu lalu lintas), dan transportasi umum milik BUMN atau BUMD.

“Namun untuk kantor partai politik dikecualikan. Sebab kantor parpol bisa dipasangi alat peraga, termasuk pagar dan pekarangannya,” jelas Muktar. Lanjutnya lagi, untuk 144 zona pemasangan alat peraga kampanye itu, pihaknya sudah mensosialisakannya kepada masing-masing pengurus partai.

“Untuk 144 Zona pemasangan alat peraga, terdiri dari 6 kecamatan dan 79 kelurahan dan desa. Seluruhnya rata-rata kita tempatkan di jalan-jalan sekitar kelurahan dan desa masing-masing tempat tersebut,” ujarnya.

Pihak KPU juga sangat mengharapkan kepada seluruh pengurus partai yang ada untuk dapat mensosialisasikan hal tersebut kepada masing-masing anggota dan para calegnya, untuk dapat mematuhi peraturan yang berlaku. Mereka juga memberikan waktu selama 1 minggu kedepan untuk dapat menertibkan hal itu.

“Kami juga harapkan kepada para pengurus masing-masing partai untuk dapat mensosialisasikan hal tersebut kepada seluruh anggota dan para calegnya. Minggu depan kami bersama pihak yang terkait, yaitu Panwaslu, Satpol PP, polisi dan lainnya akan menertibkan spanduk, baliho ataupun alat peraga lainnya yang menyalahi aturan,” tutupnya. (mag-01) (metrosiantar)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut