KPU Sidimpuan Nyatakan DPT Bersih, Panwaslu Buktikan Bermasalah


0

P.SIDIMPUAN – Pasca ditetapkan dan dinyatakan KPU bersih dari masalah 19 Maret lalu,Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) masih menemukan dan membuktikan masih banyak NIK invalid dan nama pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu  2014 P.Sidimpuan.

Ketua Panwaslu P.Sidimpuan Johan Alamsyah, SH, MH melalui Divisi Pengawasan Ahmad Effendi Nasution, S.Sos mengatakan hal tersebut kepada Waspada, Senin(24/3) menanggapi Keputusan KPU tentang penetapan kembali DPT yang menyatakan persoalan ribuan NIK invalid sudah dan tidak ada lagi pemilih yang bermasalah dalam DPT.

“Begitu banyak masalah pemilih yang mencuat kepermukaan, tapi KPU menafikannya,” kata Ahmad Effendi.

Dikatakan, dalam Berita Acara Perbaikan DPT yang ditanda tangani Ketua dan empat anggota  KPU P.Sidimpuan, 5.674 pemilih NIK Invalid sudah diperbaiki.

Sedangkan pemilih yang tidak memenuhi syarat, baik yang meninggal dunia, pemilih ganda,tidak dikenal/fiktif dan pindah domisili dinyatakan nihil sehingga KPU menganggap persoalan DPT sudah selesai.

Padahal, sejak KPU bersama jajarannya melakukan perbaikan terhadap daftar pemilih yang ditetapkan Januari lalu, begitu banyak persoalan yang mencuat kepermukaan, terutama persoalan data pemilih.

“Setelah ditetapkan kembali beberapa hari lalu, NIK bodong masih banyak ditemukan,”katanya.

Berdasarkan laporan yang adadi Panwaslu P.Sidimpuan, kata Ahmad Effendi, di Desa Pudun Jae,Kec. P.Sidimpuan Batuna dua,sedikitnya sembilan pemilih NIK yang masing masing atas nama dua orang.

“Kita berharap KPU peka dengan realita,” katanya. (cml) (Waspada)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut