KPUD Palas Akan Dilaporkan ke DKPP


0

PALAS – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Palas akan melaporkan KPUD Palas ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait keterlambatan dua partai politik melaporkan dana kampanye tahap kedua yang tetap diterima KPUD Palas.

Hal ini sesuai dengan surat Panwaslu Palas Nomor 223/395/PANWASLU-PL/III/2014 tentang penerusan pelanggaran administrasi terkait adanya temuan penerimaan laporan dana kampanye partai politik yang tidak sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan KPU RI yaitu 2 Maret 2014 pukul 18.00 WIB.

Ketua Panwaslu Palas Abdur Rahman Daulay kepada METRO, Kamis (3/4) menyebutkan bahwa pihaknya akan segera melaporkan KPUD Palas ke DKPP tentang adanya temuan pelanggaran waktu pelaporan dana kampanye tahap kedua dari dua partai yang tetap diterima KPUD Palas.

Pihaknya juga akan mengkordinasikan hal tersebut kepada Bawaslu untuk dapat ditindak lanjuti. Sebab sesuai berita acara KPUD bahwa KPUD tetap pada apa yang telah ditetapkan dalam berita acara Nomor 013/KPUPL/BA/002.964962/III/2014.

“Kita sudah merekomendasikan penerusan pelanggaran administrasi tentang adanya temuan pelanggaran keterlambatan laporan dana kampanye 2 partai yang tetap diterima KPU Palas.

Sesuai dengan jawaban mereka melalui berita acara menyebutkan bahwa mereka tetap pada keputusan yang ditetapkan. Dengan demikian, hal ini akan kita segerakan melapor ke DKPP, yang mana malam ini juga kita berangkat ke Medan untuk mengkordinasikan ini kepada Bawaslu,” terang Rahman.

Sesuai dengan keterangan Rahman, sebagaimana tercantum dalam surat rekomendasi tersebut, tanggal 2 Maret 2014 tepat pukul 18.00 WIB adalah batas waktu akhir penyampaian laporan dana kampanye parpol kepada KPU di masing-masing tingkatan.

Bahwa dalam proses pelaporan dana kampanye dua partai yaitu PKPI dan PAN melaporkan dana kampanye tidak sesuai jadwal. Dan KPU Palas tidak tegas melaksanakan pasal 138 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 8 Tahun 2012, dan tetap menerima laporan dana kampanye parpol PKPI dan PAN, yang nyata-nyata tidak sesuai jadwal. Dan masing-masing parpol tidak mencantumkan NPWP, waktu, dan nama serta jabatan yang menyerahkan dan yang menerima.

Sementara itu Ketua KPUD Palas Syarifuddin Daulay saat dikonfirmasi mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan parpol melaporkan dana kampanye. Dari hasil temuan Panwaslu Palas tersebut, Syarifuddin mengaku bahwa dua parpol tersebut disuruh melengkapi berkas yang belum lengkap.

Dan hal lain mengenai keterlambatan dua partai itu disebabkan antrian dari beberapa parpol lainnya. Tentunya hal ini juga disebutkan Syarifuddin sudah tertera pada berita acara mereka.

“Mengenai dua parpol itu sebenarnya sudah melapor tapi belum lengkap sehingga kami suruh untuk melengkapinya.

Dan saat pelaporan juga terjadi antrian pemeriksaan berkas. Dan memang lewat waktu yang ditetapkan, tapi sebelumnya mereka sudah melapor walau belum lengkap. Makanya kami suruh dilengkapi,” kata Syarifuddin.

Disinggung mengenai sikap KPUD Palas yang menerima keterlambatan laporan dana kampanye 2 parpol itu, menurutnya sah-sah saja, meski melewati batas waktu dan melanggar peraturan yang ada. Mereka beralasan, sebelumnya dua parpol itu sudah melaporkannya, namun belum lengkap.

“Dan itu sudah kita plenokan. Keputusan kita tetap pada apa yang telah ditetapkan dalam berita acara Nomor 013/KPU-PL/BA/002.964962/III/2014,” katanya. (tan) (Metrosiantar.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut