Massa Paluta Tuntut Ukur Ulang Lahan Perkebunan


0
Ilustrasi
Ilustrasi

Paluta – Puluhan massa yang tergabung dalam konsorsium LSM, Ormas dan Pers (KLOP) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melakukan aksi di kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Paluta dan Kantor DPRD Paluta, Selasa (21/10).

Dalam aksi damai itu, massa yang dikoordinatori Kennedy Siregar menuntut pemerintah untuk melakukan pengukuran yang sebenarnya terhadap luas lahan perkebunan yang ada di Paluta karena di sinyalir Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki perusahaan itu tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

Massa mengawali aksinya dari Dishutbun Paluta yang langsung disambut oleh Kadishutbun Paluta Ihpan Siregar dan mendengarkan segala tuntutan massa serta mendukung segala bentuk tuntutan massa untuk segera ditindak lanjuti.

Setelah Kadishutbun melakukan pembicaraan dengan perwakilan massa, akhirnya dibangun kesepakatan untuk segera menindak lanjuti segala tuntutan dari massa secepat mungkin.

Selanjutnya massa melakukan longmarch menuju kantor DPRD Paluta dan kembali melakukan orasi dan membacakan segala tuntutan mereka di halaman kantor DPRD Paluta. Koordinator aksi Habibi Harahap, dalam pernyataannya meminta Bupati Paluta melalui dinas terkait untuk mengukur ulang seluruh lahan perkebunan yang ada di Paluta untuk pencapaian peningkatan PAD dan meminta kepada DPRD Paluta menyetujui anggaran biaya yang diusulkan oleh pihak eksekutif untuk tahun anggaran 2015 dalam pengukuran ulang seluruh lahan perkebunan yang ada di Paluta.

Jika DPRD Paluta tidak menindak lanjuti permintaan ini, maka massa KLOP menganggap ada oknum di DPRD Paluta yang bersekongkol dengan pihak perkebunan untuk menutupi persoalan luas areal lahan perkebunan yang ada di Paluta dan oknum tersebut dianggap ikut menyengsarakan rakyat dan tidak perlu dipilih lagi pada periode berikutnya.

Selain itu, massa juga menuntut agar perusahaan-perusahaan yang melanggar peraturan supaya diberi sanksi tegas yakni dengan pemberhentian operasi sementara dan selamanya dan jika perlu diusir dari bumi Paluta.

Setelah membacakan pernyataan sikapnya, akhirnya pihak DPRD Paluta mempersilakan perwakilan massa untuk masuk dan menyampaikan aspirasinya secara langsung.

Dalam pertemuan antara perwakilan massa KLOP Paluta dengan pihak DPRD Paluta yang diwakili langsung Ketua DPRD Paluta sementara Mukhlis Harahap Shi, wakil ketua DPRD sementara Basri Harahap dan anggota DPRD Paluta Muhammad Amin Siregar menghasilkan beberapa kesepakatan yakni pihak DPRD Paluta sangat mendukung tuntutan massa ini dan akan segera menindak lanjuti segala bentuk tuntutan massa secepat mungkin.

Namun untuk saat ini, pihak DPRD Paluta belum bisa bekerja sepenuhnya berhubung karena segala alat dan kelengkapan anggota DPRD Paluta belum dilengkapi, untuk itu pihak DPRD meminta kerjasama yang baik dengan massa agar bersabar hingga segala alat kelengkapan di DPRD dapat terpenuhi.

Pihak DPRD Paluta juga menyatakan bahwa tuntutan dari massa KLOP Paluta ini akan menjadi agenda atau prioritas utama untuk segera ditindak lanjuti demi kesejahteraan masyarakat Paluta. Setelah mendapatkan jawaban dan menghasilkan kesepakatan, akhirnya massa pun membubarkan diri dengan tertib. (ong) (Analisa)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut