Nomor Induk Kependudukan Bodong Di DPT Padang sidimpuan


0

P.SIDIMPUAN  – Setelah persoalan pemilih tanpa NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama ganda dan hilang dari Daftar Pemilih Tetap (DPT), kini giliran NIK bodong yang banyak ditemukan dalam DPT Pemilu Legislatig Tahun 2014 Kota P.Sidimpuan, padahal sudah dilakukan perbaikan beberapa kali.

Informasi diperoleh Waspada, Minggu (16/3), NIK yang merupakan bagian dari data identitas kependudukan sesorang dalam DPT Kota P.Sidimpuan ternyata banyak yang palsu alias bodong  karena satu NIK di miliki dua sampai tiga orang pemilih dalam satu desa atau, bahkan ada yang dalam satu TPS (Tempat Pemungutan Suara), tapi kebanyakan pada TPS yang berbeda.

Sebagai contoh, di Desa Pudun Jae, Kecamatan P.Sidimpuan Selatan, Kota P.Sidimpuan yang terdiri dari 8 TPS, ditemukan sedikitnya 8 Nik yang sama pada 3 TPS yang berbeda, terutama pada TPS 2, TPS 6 dan TPS 8.

Nomor NIK ganda alias bodong tersebut adalah 1277036301-610001 atas nama Ngatimah (TPS2) Sutan Barita Pjt (TPS 6) dan Masroyani (TPS 8).Kemudian atas nama Haryanto, Waginem dan Lidya Lili Fitri Hsb dengan NIK 1277032008-670002. Siti Mukaya, Ali Mukmin dan Najamuddin Siregar dengan NIK 1277034809710001.

Rahmayani, Sri Purwanti dan Eka Sumianti Siregar dengan  NIK 1277034708920003. Ridwansyah,Delila dan Riduansyah dengan NIK 1277032504920001. Sri Lestari,M.Hasim Harahap dan Lintong Siregar dengan NIK 12770358119-5000.

Sari Banun, Halimah dan Reni Aspuri Lubis dengan NIK 1277035682340001.RM Bambang, Firmansyah dan Nur Laila Harahap dengan NIK 1277030-21119000.

Sedangkan dua NIK yang sama pada TPS berbeda adalah atas nama Jasminar dan Maemunah dengan NIK 1277034808-52000, Subadri dan Jubaedah dengan NIK  1277030110660001,Veri Andriansyah dan Khairani Hasibuan dengan NIK 127703300-8870001, Nafsiah dan Fitriani dengan NIK 127703490368000,Tiasni Hasibuan dan Nelson Dongoran dengan NIK 127703-600353000.

Nima Sari dan Alivia Rambe dengan NIK 1277036808900001,Anisa Jambak dan Reza dengan NIK 1277035604650001, Nuraisa Siregar dan Farawina dengan NIK1277034807850001, Aprida Ritonga dan Sumarianto dengan NIK 1277034807850001, Rizal Harahap dan Ani dengan NIK 1277031912750001 serta Irsan Hasibuan dan Desa Dwi nuriansa dengan NIK 1277031308560001.

Di kecamatan P.Sidimpuan Utara juga ditemukan NIK yang sama atas nama  pemilih yang berbeda yakni Annur Kaidah Harahap dan Risna Ritonga dengan NIK 1277014504840006.

Malah NIK yang sama tersebut berada pada TPS I Bincar.Banyaknya pemilih yang tercatat memiliki NIK sama alias bodong dan berbagai persoalan data pemilih lainnya membuat berbagai pihak termasuk parpol kecewa dengan kinerja KPUP.Sidimpuan.

Apalagi upaya perbaikan yang dilakuakan malah menimbulkan persoalan baru seperti hilangnya nama pemilih dari DPT.Dosen Fisifol UMTS (Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan), Effan Zulfiqar mengatakan dari awal sudah memprediksi akan carut marutnya DPT Pemilu Legislatif 2014 di P.Sidimpuan.

”Saya yakin hingga pasca pemilu, persoalan DPT tetap mencuat dan akan dijadikan alat oleh pihak berkepentingan untuk menggugat KPU P.Sidimpuan”, kata Effan yang juga mantan anggota KPU P.Sidimpuan 2004-2009.

Anggota KPU P.Sidimpuan,Arbanur Rasyid, MA tidak membantah adanya NIK ganda atau dua pemilih berbeda memiliki NIK sama.

”Dalam Pemilu ini, yang pasti semua warga yang berhak memilih diberi kesempatan untuk memilih”,katanya seraya menunjukan data pemilih tak punya NIK tinggal 613 pemilih lagi. (cml) (Waspada)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut