Pelecehan Seksual di PLTA Sipirok, TKA Tiongkok Dikabarkan Dipulangkan


2
29 shares, 2 points
Pelecehan Seksual di PLTA Sipirok, TKA Tiongkok Dikabarkan Dipulangkan
Terduga pelaku pelecehan seksual yang merupakan TKA asal Tiongkok, GJ (54), saat diperiksa penyidik di ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Tapanuli Selatan, Jumat (25/1/2019).

Sipirok – Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan AKP Alexander Piliang membenarkan bahwa dua pekerja lokal yang mengadu telah menerima dugaan pelecehan seksual oleh dua TKA asal Tiongkok pada proyek pembangunan PLTA Sipirok, Tapanuli Selatan, telah berdamai.

Kata Alex, pihak perusahaan tempat para TKA itu bekerja telah berbicara dengan pihak keluarga pelapor.

“Mereka sudah melakukan perdamaian. Kedua pihak, kedua korban, sudah damai,” kata Alex melalui sambungan telepon, Minggu (27/1/2019).

Alex menambahkan, pihak PT Sinohydro selaku perusahaan tempat para TKA bekerja juga telah memulangkan kedua terlapor ke negara asalnya.

Baca juga:

“Kemudian dari perusahaan mengembalikan mereka (terlapor) negaranya. Jadi perusahan sudah membelikan tiket mereka dan tadi sudah diberangkatkan,” kata Alex.

Satu di antara dua pelapor dugaan pelecehan seksual oleh TKA asal Tingkok, LKH (24), mengakui sudah tidak memperpanjang kasus itu dan memilih berdamai.

LKH merupakan warga lokal yang bekerja sebagai juru masak pada proyek pembangunan PLTA Sipirok, Tapanuli Selatan.

Ia awalnya mengaku telah mendapatkan dugaan pelecehan seksual dari seorang TKA asal Tiongkok berinisial GJ (54) pada Kamis (24/1/2019) lalu.

GJ diduga telah memegangi bokong LKH saat mereka berada di dapur. (Tribun Medan)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
1
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
1
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut