Penahan Tebing Jalan di Sayur Matinggi Tapsel Ambruk


0

TAPSEL – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapsel, mengakibatkan penahantebing yang baru siap diperbaiki, ambruk di Desa Batu Godang, Jumat (21/3) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Iya, memang semalam ada penahantebing yang ambruk di Kecamatan Sayur Matinggi. Namun tidak terlalu berpengaruh terhadap akses lalu lintas walau sebagian ruas jalan ikut rubuh akibat penahantebing yang ambruk itu. Dan ketika peristiwa itu terjadi situasi dilapangan aman tanpa ada kendala yang terjadi terhadap pengendara,” ujar Kasat Lantas Polres Tapsel AKP Abdi Abdillah melalui seluler, Sabtu (22/3).

Sementara itu B Harahap, salah seoarng warga Kecamatan Sayur Matinggi mengatakan, sebelum penahantebing itu ambruk, hujan deras dan angin kencang terus terjadi di sekitar wilayah Kecamatan Sayur Matinggi dan sekitarnya. Namun sekira pukul 23.00 WIB, secara tiba-tiba, bangunan penahantebing yang baru diperbaiki itu ambruk. Sehingga pada saat kejadian sempat terjadi kemacetan lalu lintas.

“Ketika peristiwa itu terjadi sebagian warga membantu para pengendara lalu lintas, sebab akses lalu lintas sempat mengalami kemacetan lalu lintas saat itu. Tidak ada yang menjadi korban ketika penahantebing itu ambruk, untunglah tidak ada memakan korban peristiwa itu. Kalau untuk kelancaran akses lalu lintas saya rasa tidak terlalu berpengaruh,”jelasnya.

Amatan METRO, pasca kejadian atau Sabtu (22/3), arus lalu lintas di lokasi ini tetap normal tanpa ada kendala. Disisi lain, kondisi kedalaman penahantebing yang ambruk tersebut sekitar 3 meter dari badan jalan. Hampir seluruh bangunan penahantebing yang telah diperbaiki roboh dan sebagian ruas jalan amblas.

Hal yang sama juga dikatakan M Riski, tidak ada kendala ketika penahantebing tersebut ambruk. Hanya saja, keadaan jalan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Sebab penahantebing yang ambruk tersebut berketepatan di tikungan jalan sehingga berbahaya bagi pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalan.

“Beberapa waktu yang lalu atau sebelum penahantebing itu diperbaiki, Jalinsum ini sudah menjadi permasalahan bagi pengendara lalu lintas. Karena posisi penahan tebing yang ambruk tersebut berketepatan ditikungan, apalagi pada malam hari akan rawan terjadi kecelakaan lalu lintas akibat tidak adanya lampu penerang jalan. Sepengetahuan saya sebelum ada perbaikan sudah banyak korban laka lantas di jalan tersebut, namun belum pernah memakan korban jiwa,” jelasnya. (bsl) (Metrosiantar.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut