Petani Tapsel Mulai Manfaatkan Teknologi Pengolahan Tanah


0
Ilustrasi petani sedang mengelola tanah dengan mesin pengolah tanah.
Ilustrasi petani sedang mengelola tanah dengan mesin pengolah tanah.

TAPSEL – Sekitar 15 tahun terakhir, secara berangsur para petani di Kabupaten Tapsel telah mulai menerapkan pengolahan lahan dengan mengandalkan teknologi. Dampaknya cukup signifikan, selain lebih rapi, juga lebih cepat, sehingga waktu lebih efisien dalam mengerjakan kegiatan pertanian. Selain itu, keberadaan teknologi atau mesin pengolah tanah tersebut juga membuka lapangan kerja bagi para pekerja (operator).

Amatan METRO, keberadaan teknologi ditengah petani tersebut sangat membantu, dengan pola pengolahan yang relatif lebih cepat, sehingga membuat masyarakat petani memiliki lebih banyak waktu untuk mengerjakan lahan atau jenis pekerjaan lainnya.

Salah seorang petani Ilham (35) warga Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel mengatakan, dengan adanya teknologi berupa mesin pengolah tanah, proses pengolahan lahan menjadi lebih cepat dan terukur. “Sangat membantu, apalagi dengan kondisi pengairan yang tidak menentu,” sebutnya.
Dikatakan, dengan adanya metoda pengolahan lahan untuk menanam padi saat ini sangat membantu proses pertanian.

Sementara itu, Ripai (38), salah seorang operator mesin pengolah tanah mengatakan, dalam sehari bersama seorang temannya bisa menyelesikan sekitar setengah hektare lahan dan siap tanam. Hal iti sebanding dengan tenaga sekitar 20 orang pekerja manusia. “Memang umumnya petani memanfaatkan mesin pengolah tanah,” sebutnya seraya menjelaskan setiap harinya dirinya mendapat upah sekitar Rp100 hingga 150 ribu. (ran) (metrosiantar)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut