PLTA Batangtoru Didesain Tahan Gempa dan Berada di Wilayah Aman


1
14 shares, 1 point
PLTA-Batangtoru-Didesain-Tahan-Gempa-dan-Berada-di-Wilayah-Aman
Diskusi interaktif yang digelar Ikatan Alumni ITB Daerah Sumatera Utara, di Hotel Grandhika, Medan.

Tapsel – Lokasi PLTA Batangtoru berada di wilayah aman. Lokasinya tidak pada sesar aktif gempa Sumatera.

Hal ini disampaikan DR Ir Didiek Djarwadi M.Eng, Tenaga Ahli PT. North Sumatera Hydro Energy (NSHE), pengelola pembangunan PLTA Batangtoru pada acara Diskusi Interaktif yang digelar Ikatan Alumni ITB Daerah Sumatera Utara, bertempat di Hotel Grandhika, Medan, Senin (17/12) lalu.

Dikatakan, berdasarkan peta gempa wilayah Indonesia 2017, data historis gempa yang terjadi di Batangtoru, dan penilaian data getaran gempa bumi (seismic hazard assesment) sesuai standar Interna tional Commission on Large Dams (ICOLD) pada 2016.

“PLTA Batangtoru didesain tahan gempa dengan mengacu pada standar dan peraturan terbaru yang berlaku, baik nasional maupun internasional, seperti Standar Nasional Indonesia (SNI), pedoman untuk desain dan pelaksanaan bendungan beton dari Balai Bendungan, United States Bureau of Reclamations (USBR), dan US Army Corps of Engineers,” ucap Didiek, yang juga merupakan Anggota Pusat Studi Gempa Bumi Nasional (PusGeN) ini.

Ketua Komisi Teknis “Seismic Aspects of Dam Design” dari KNIBB ini, standar keselamatan dam telah memenuhi standar “Selecting Seismic Parameters for Large Dams” yang diterbitkan ICOLD pada 2016 dengan memenuhi kriteria melindungi keselamatan publik, kehidupan dan properti.

Perizinan pembangunan bendungan telah dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor : 27/PRT/M/2015 tentang Bendungan.

Didek yang juga Member of the Technical Committe “Embankment Dam” from Icold ini menyebut, PLTA Batangtoru aman dan kuat.

Karena pembangunannya sudah memperhatikan kondisi geologi Batangtoru di mana proyek tersebut berada. Kajian geologi untuk pembangunan PLTA Batangtoru meliputi sejarah geologi dari wilayah proyek, jenis batuan, dan endapan tanah.

Pembangunan PLTA Batangtoru berkapasitas 510 Mega Watt (MW) merupakan salah satu implementasi Proyek Strategis Nasional 35.000 MW sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik/RUPTL 2013, untuk memenuhi kekurangan pasokan listrik yang selama ini dialami provinsi Sumut, khususnya saat terjadi puncak kebutuhan listrik.

Dijelaskan, PLTA Batangtoru akan menerapkan teknologi ramah lingkungan yang dikenal dengan sebutan Run off River Hydropower.

Dipersiapkan untuk menggantikan pembangkit listrik berbahan bakar fosil. Prinsip kerjanya adalah memanfaatkan aliran air sungai dengan membangun bendungan tanpa perlu daerah genangan luas, atau PLTA irit lahan (less land hydro power).

“Bendungan PLTA Batangtoru termasuk bendungan yang rendah, karena hanya memiliki tinggi 72,5 meter. Tinggi tersebut tak sampai setengah dari batasan tinggi bendungan raksasa berdasarkan International River yang berbasis di USA, yaitu lebih dari 150 meter,” terang pria yang juga Member Geotechnical Extreme Event Research (GEER) USA ini. (Metro Tabagsel)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
1
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut