PNS Pemko Sibolga Nyabu, Ditangkap Bersama Paman dan Keponakan


0

SIBOLGA – Jajaran Polres Sibolga mengamankan RJPH alias R alias B (35), dari belakang salah satu toko buku di Jalan Sisingamangaraja, Sibolga Kota sekitar pukul 17.30 WIB. R yang berstatus PNS di salah satu instansi Pemerintah Kota Sibolga, didapati polisi menyimpan narkoba jenis Sabu di rumahnya.

Diungkapkan Kapolres Sibolga, AKBP Guntur Agung Supono, setelah ditangkap R alias B dibawa anggota Satuan Reserse dan Kriminal ke rumahnya di Jalan Ferdinan Lumban Tobing Kelurahan Huta Tonga-tonga, Sibolga Utara. Dari penggeledahan, polisi menemukan satu bungkus kecil Sabu yang disimpan di sudut dinding kamar tersangka. R mengakui sabu itu miliknya. “Di kamar itu juga ditemukan seperangkat alat isap sabu (bong) yang terbuat dari dot bayi dilengkapi pipa kaca, sedotan atau pipet dan karet dot,” katanya melalui Kasubbag Humas Polres Sibolga, Ipda Ramadhansyah Sormin, Senin 31/3 siang tadi.

Pengakuan R, barang haram tersebut ia terima dari DN (51) dan FN (25), Jumat 28/3 sekitar pukul 14.00 WIB di rumah DN, Jalan Dolok Tolong No.04 Kelurahan Hutabarangan, Sibolga Julu. Barang itu dibeli seharga Rp 600 ribu, dan berjanji akan membayar setelah magrib. Dari keterangan ini, polisi melakukan pengembangan dan meminta R menghubungi DN dan FN melalui telepon genggam.

Kemudian, disepakati untuk bertemu di halte depan Kantor PLN Cabang Sibolga Jalan FL Tobing, Sibolga Utara. DN yang sehari-hari bekerja sebagai agen atau calo bus di lokasi itu, langsung ditangkap polisi. Polisi juga mengamankan FN alias F warga jalan Bambu Kelurahan Durian, Medan Timur di lokasi yang sama. FN ini merupakan keponakan dari DN.

Pada polisi, DN mengaku masih memiliki sisa Sabu di kediamannya. Dari rumah di simpang Jalan Dolok Tolong-Jalan Tarutung, biasa disebut Ambasang oleh warga setempat, polisi menemukan dua poket Sabu yang dibungkus plastik bening. Ada juga satu plastik klip bening bekas bungkus Sabu dan tiga paket ganja yang dibalut kertas berwarna cokelat.

“Tersangka DN alias BP alias S, Jumat 28/3 sekitar jam 1 siang, mengaku menerima Sabu tersebut dari FN. Dan sekitar jam 2 siang itu, DN menjual barang itu kepada pembeli kepada J (daftar pencarian orang) seharga Rp 150 ribu,” imbuh Ipda R Sormin.

FN yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak bermotor di Medan, FN mengaku membeli barang haram itu dari PU (57), warga Jalan Masjid Taufik Kelurahan Medan Perjuangan seharga Rp 950 ribu. Selanjutnya berangkat menuju Sibolga ke rumah Tulang (saudara dari ibu) nya, yaitu tersangka DN sekitar jam 6 pagi, Jumat 28/3. Ia juga mengakui belum pernah dihukum dan hanya sebagai pengedar ataupun penjual.

Saat ini ketiga pelaku ditahan di Ruang Tahanan Polres Sibolga dengan barang bukti yang ditemukan dari ketiganya. Termasuk satu buah gelas kaca dan sebuah kertas Tiktak. Mereka dikenakan Pasal 114 ayat 1, Pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf A Undang-undang Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman di atas lima tahun penjara. AGUSTINA PASARIBU (KabarTapanuli.com)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut