RS di Cebu Sempat Kewalahan Terima Pasien


0

JAKARTA – Médecins Sans Frontières/Dokter Lintas Batas (MSF) mengaku berhasil menjangkau bagian utara Pulau Cebu, Filipina dengan menggunakan mobil pada Rabu 13 November pagi. Pulau-pulau terpencil ini paling terdampak bencana angin topan.

Menurut MSF, penduduk yang terlantar di pesisir utara Cebu sebagian besar ditampung oleh keluarga dan warga setempat.

“Rumah sakit (RS) setempat kewalahan menerima pasien sesaat setelah bencana, namun sudah menerima bantuan dari pusat kesehatan dan RS lain di Cebu dan kini relatif bisa mengelola dengan baik,” demikian disampaikan pihak MSF, dalam siaran persnya, seperti dikutip Okezone, Kamis (14/11/2013).

Usai menyambangi Cebu, tim MSF kemudian naik kapal feri ke Pulau Bantayan, serta menginap di sana untuk melanjutkan pengkajian kebutuhan penduduk. Sementara tim MSF lainnya naik pesawat langsung ke Guiuan, di sebelah timur Samar. Daerah ini merupakan yang pertama kali diterjang angin topan.

“Kerusakan di sana cukup luas dan kebutuhannya sangat besar. Satu tim lengkap berencana kembali ke Guiuan hati ini dengan helikopter untuk segera memulai aktivitas,” tambah mereka.

Sementara tim MSF lainnya melakukan pengkajian situasi Pulau Panay dari helikopter. Dari apa yang dilihat, bisa diperkirakan sekira 50 persen Kota Roxas, sebuah kota di Provinsi Cadiz, telah hancur.

“Pengkajian lebih lanjut akan dilakukan di desa-desa terdampak di sekitar Roxas. Tim lain saat ini berada di Ormoc dan akan melakukan survei situasi di Leyte Barat. Tim MSF lain masih berupaya menjangkau Tacloban, tempat penduduk berkumpul saat ini,” ungkapnya. (ade)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut