Ruas jalan Sipirok-Sidimpuan amblas


0

SIPIROK – Ruas jalan Sipirok-Sidimpuan Tapanuli Selatan terganggu dengan adanya ruas badan yang amblas. Kondisi ini dikabarkas telah terjadi sejak 4 bulan silam.

“Ini sudah dari sekitar 4 bulan lalu. Tapi belum ada upaya atau perhatian pemerintah untuk memperbaikinya,” ungkap Pane, seorang warga Saba Siala, Tapanuli Selatan, Jumat (8/7)

Pemerintah setempat pun diminta segera melakukan pembenahan. Pasalnya ruas ini juga digunakan sebagai jalur mudik Lebaran 2016.

“Sebelum jatuh korban, pemerintah melalui balai besar jalan nasional wilayah Sumatera Utara kiranya dapat mengantisipasi dengan memasang bronjong disepanjang badan jalan amblas akibat tergerus air tersebut,” harapnya.

Menurutnya apabila tidak ada perbaikan bukan tidak mungkin badan jalan tersebut berakibat putus total, soalnya tanpa disadari sedikit demi sedikit tanah dinding badan jalan tanpa dek penahan itu kerap terjadi longsor-longsor kecil.

“Tekanan beban puluhan jenis kenderaan seperti truk bertonase puluhan ton dan lainnya melintas setiap harinya juga dikhawatirkan mempercepat amblasnya badan jalan. Sebelum kerusakan badan jalan negara tersebut semakin bertambah parah diharap pemerintah sudah dapat memperbaikinya,” katanya.

Dengan kondisi ini ia pun menitip pesan bagi pengendara arus balik lebaran yang melewati ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) arah Sipirok-Sidimpuan ataupun sebaliknya harus ekstra berhati-hati.

“Yang mudik lewat sini harus hati-hati. Apalagi kalau malam,” imbaunya.

Pantauan di lokasi, sisi kiri badan jalan dari arah ibukota Tapanuli Selatan atau 15 Km dari pasar Sipirok tepatnya di antara desa Situmba dan Saba Siala, sekitar panjang 10 meter amblas sehingga terjadi penyempitan ruas badan jalan.

Pihak pemerintah telah ada memasang pita di sepanjang badan jalan yang amblas tersebut serta sejumlah gundukan tanah sebagai tanda pemberitahuan peringatan agar pengendara yang melintas untuk lebih berhati-hati.

Lokasi ini juga dinilai rawan kecelakaan dikarenakan disamping kondisi jalan tikungan manis, hati-hati juga kalau ada kenderaan datang dari berlawanan arah, karena, hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat saja berhubung badan jalan yang sudah semakin menyempit. (waspada.co.id)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut