Saat Evakuasi, ALS BK 7904 DO Masuk Jurang di Batu Jomba Sipirok


0
Bus ALS akhirnya jatuh ke jurang, setelah terperosok selama 24 jam di bibir jurang Jalinsum Batu Jomba. (Amran)
Bus ALS akhirnya jatuh ke jurang, setelah terperosok selama 24 jam di bibir jurang Jalinsum Batu Jomba. (Amran)

TAPSEL – Bus ALS dengan nomor polisi BK 7904 DO yang nyaris terguling ke jurang di pinggir Jalinsum Sipirok-Tarutung, tepatnya Batu Jomba, Kampung Bulu Payung, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Tapsel, akhirnya terjun bebas ke jurang. ALS itu masuk jurang saat proses evakuasi, Rabu (22/10) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bus Marcedes Benz Full AC dengan nomor pintu 04 jurusan Medan-Bukit Tinggi yang baru dibeli sekitar tahun 2012 tersebut mengalami kerusakan di bagian kaca samping kanan dan belakang. Dan, bagian bodi bus sebelah kanan ringsek akibat benturan ke dinding jurang.

“Bus terperosok saat dilakukan penarikan dini hari tadi (kemarin),” sebut perwakilan PT ALS dari kantor Peragenan Padangsidimpuan, Iwan (41) dan Saragih (54) Perwakilan Tarutung, saat ditemui di lokasi, Rabu (22/10) siang.

Perwakilan PT ALS tersebut mengatakan, saat kejadian bus terperosok dan oleng ke kanan di jalan rusak tersebut, para penumpang langsung menyelamatkan diri dengan cara keluar dari pintu kiri depan. Lantas manajemen PT ALS dari kantor peragenan terdekat langsung menuju lokasi dengan membawa satu bus kosong untuk melansir sekitar 30 penumpang dan selanjutnya mengantarkan ke alamat masing masing.

“Seluruh penumpang langsung kita amankan dan antarkan ke alamat tujuan, dan tak satupun di antara penumpang tersebut yang terluka, itu telah kita pastikan,” ucap Iwan.

Iwan menjelaskan, setelah melakukan evakuasi terhadap penumpang, pihaknya lantas mengevakuasi bus yang tergantung selama 24 jam di bibir jurang. Dan dengan menggunakan alat berat milik Balai Besar Jalan Jembatan Nasional (BBJN) Wilayah I Sumut-Aceh yang ada di lokasi, bus tersebut berusaha dievakuasi.

Proses evakuasi dibantu dua truk gerdang dua yang melintas di lokasi, namun upaya tersebut tidak berhasil, bahkan bus dengan harga sekitar Rp1,5 miliar tersebut terguling ke dalam jurang.

“Dua teronton menarik bus dari depan dengan tali baja dan satu alat berat dari samping. Tapi justru tiga kendaraan tonase berat itu terjungkal dan nyaris ikut terseret ke jurang. Supir truk takut, dan langsung memutus tali bajanya. Operator alat berat juga melepas tali dan akhirnya bus berguling ke dasar jurang,” terangnya.

Pantauan Metro Tabagsel, bus tersebut masih berada di dalam jurang, hingga Rabu (22/10) sore, dengan posisi rebah ke kanan, dengan kaca belakang dan kaca samping kanan hancur, yang diduga akibat benturan kedidnding jurang saat terjatuh. Masyarakat yang lalu lalang selalu menyempatkan diri melihat kondisi bus naas dari badan jalan.

Perwakilan PT ALS juga menyebutkan, saat ini pihaknya sedang mengupayakan dua alat berat dari Medan dan satu dari Siantar untuk mengevakuasi bus keluaran tahun 2012 tersebut dari jurang. “Dua alat berat sedang di perjalanan menuju kemari. Mungkin tengah malam nanti sudah tiba di sini dan langsung melakukan evakuasi, atau bisa juga proses evakuasi berlangsung besok (hari ini),” ujarnya Iwan. (ran) (Metrosiantar)


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut