Sampah bertumpuk di sudut Taman Terbuka Hijau kota Sipirok


0

Sipirok – Lagi-lagi, sampah menjadi sorotan. Apalagi, sampah-sampah tersebut dibiarkan bertumpuk di pinggir jalan, sehingga menyita perhatian masyarakat yang melintas.

Seperti di beberapa titik di Kecamatan Sipirok. Misalnya di persimpangan Jalan Merdeka dan Jalan Simangambat Pasar Sipirok, tepatnya disudut Taman Terbuka Hijau Kota Sipirok. Di lokasi ini terdapat tumpukan sampah.

Selain itu, sampah yang mulai membusuk juga menumpuk di sekitar Tempat Pemakaman Umum Bale, Pangurabaan tepatnya di pinggir jalinsum.

Paling parah, di Jalinsum Sipirok perbatasan Taput tepatnya di Aek Sulum, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Tapsel, sampah menggunung dan memberi kesan jorok.

Demikian juga di depan Pasar Tradisonal Sipirok serta beberapa lokasi lainnya. Sehingga sampah seolah ikut meramaikan lebaran tahun ini.

Amatan MetroTabagsel, belum adanya TPA menjadi alasan klasik dengan suasana yang ada. Apalagi pengelolaan sampah yang masih jauh dari harapan.

Sehingga dari tahun ke tahun, secara berpindah, pinggiran jalinsum di sekitar Aek Sulum ‘terpaksa’ dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah.

Tentunya hal ini harus menjadi skala perioritas untuk Pemkab Tapsel agar membangunan lokasi TPA. Apalagi saat ini telah ada 23 SKPD secara terpusat telah aktif berkantor di Sipirok sebagai Ibukota Tapsel.

Onma, nepodo arrayo ma sap ma sarop dison (kek ginilah, sebelum lebaran, sampah sudah berserakan disini),” ujar M Siregar (52) salah seorang warga.

Dikatakan, selain sampah yang berserak, sampah di depan rumah warga khususnya di lingkungan pasar serta bak penampungan juga belum diangkut.

“Kita tak bisa menyalahkan petugas saja, tetapi tingkat kesadaran dan kepedulian kita bersama juga perlu dipertanyakan. Masa sampah ditumpuk di sudut taman,” sebutnya.

Selain itu, sebagai warga, Siregar juga berharap agar Pemkab secepatnya membangun TPA, agar pinggiran jalinsum tidak lagi menjadi sasaran pembuangan sampah.

Sementara itu, beberapa pengguna jalan mengaku heran melihat tum[pukan sampah yang berada di pinggir jalan.

Nahebat mada Sipirok taon ateh, sarop pe dibaen ditopi dalan (Sungguh aneh Sipirok kita ini, pinggiran jalan pun dijadikan pembuangan sampah),” kata A Siregar (60), salah seorang perantau, seraya berharap agar Pemkab Tapsel memperhatikan hal itu.

Pantauan MetroTabagsel, Minggu (2/7) beberapa petugas sudah bergerak membersihkan sampah-sampah di beberapa tempat. [metrotabagsel.com]


What's Your Reaction?

Kaget Kaget
0
Kaget
Keren Keren
0
Keren
Marah Marah
0
Marah
Muntah Muntah
0
Muntah
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Suka Suka
0
Suka
Takut Takut
0
Takut